Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, telah meluncurkan produk kreatifnya berupa kaos berlogo "Kolektor Kecebong" di kawasan Car Free Day, dekat Bundaran Gladak di Jalan Slamet Riyadi Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu.
Kaos produk kreatif Kaesang Pangarep yang dijual seharga Rp150 ribu per buah tersebut menjadi perhatian para pengunjung. Penjualan sudah mencapai ratusan kaos "Kolektor Kecebong" dengan tema "Sang Java".
Produk kaos dengan ide "Kolektor Kecebong" tersebut menggambarkan sejumlah kebiasaan masyarakat terkait ketergantungan terhadap media sosial (medsos) yang sedang tren.
Menurut Kaesang, proses ide kaos tersebut mengalir, terlebih banyak produk kaos dengan pabrik di Kota Solo.
"Ide kreatif hingga produksi dilakukan di Kota Solo. Banyak teman yang mendukung ide itu. Saya sambil belajar menggeluti bisnis ini, sambil kuliah," kata putra ketiga Presiden Jokowi itu seperti dilansir Antara.
Kaesang yang lahir di Surakarta pada 24 Desember 1994 tersebut, mengaku segera mengeluarkan desain kaos barunya pada satu atau dua minggu ke depan, untuk mengembangkan ide kreatifnya itu.
"Kami ini sedang tes pasar dan ternyata penjualan sudah melebihi target atau 300 buah, baik melalui 'online' maupun langsung. 'Kolektor Kecebong' akan dikeluarkan menjadi beberapa seri, kata Kaesang.
Menurut Arum, salah satu tim kreatif produk itu, desain kaos "Kolektor Kecebong" diluncurkan pertama kali di CFD Solo sebagai murni ide Kaesang bersama teman-temannya.
"Kaos 'Kolektor Kecebong' ternyata disambut positif oleh masyarakat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut