Suara.com - Bendahara Umum Partai Golkar Robert J. Kardinal mengatakan partainya selama ini menggunakan jasa akuntan publik untuk mengaudit penggunaan bantuan keuangan dari pemerintah sebesar Rp108 per suara. Hal ini terkait dengan peningkatan bantuan dana dari APBN sebanyak seribu persen atau menjadi Rp1.000.
"Selama ini di Golkar semua dana parpol walau Rp108 per suara kecil tetap diaudit BPK dan kita punya akuntan publik untuk rutin mengaudit. Kita jalankan aturan-aturan. Apalagi ini dana lebih besar lagi, kita harus hati-hati supaya sesuai aturan yang ada," kata Robert di DPR, Jakarta, Selasa (29/8/2019).
Dia sepakat bila ada pengadilan ad hoc untuk mengawasi penggunaan bantuan keuangan dari pemerintah. Selama menggunakan azas keterbukaan, hal itu perlu didukung.
"Apapun yang bagus untuk kepentingan bersama saya setuju," kata dia.
Ketika disinggung soal sanksi yang tepat untuk mereka yang menyalahgunakan anggaran, Robert mengatakan yang mesti disalahkan oknumnya, bukan partainya.
"Nggak mungkin ada partai politik yang salah. Yang salah itu oknumnya. Jadi nggak bisa langsung disalahkan partainya," kata Ketua Fraksi Partai Golkar.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan telah mengirim surat penetapan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo perihal usulan besaran bantuan kepada partai.
Dalam Surat Menteri Keuangan Nomor 277/MK.02/2017 tertanggal 29 Maret 2019 itu, ditetapkan bantuan partai tiap tahunnya sebesar Rp1.000 per suara sah.
Tag
Berita Terkait
-
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
-
Menakar Masa Depan PPP Pasca Dualisme
-
Kaesang Blak-blakan Soal Cacian PSI: Kita Ini Gajah, Biarkan Saja!
-
Menimbang Arah Baru Partai Berbasis Islam, Dari Ideologi ke Pragmatisme Kekuasaan
-
Di Balik Mundurnya Rahayu Saraswati, Mahfud MD Sebut Ada 'Badai Politik' Menerjang DPR
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak