Suara.com - Hewan kurban Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah ditempatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Jokowi dan JK masing-masing menyumbangkan satu sapi peranakan Ongole berwarna putih.
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, berat sapi Jokowi mencapai 1.500 kilogram atau 1,5 ton.
"Jenisnya sapi lokal, Ongole, usianya 8 tahun berwarna putih. Didatangkan dari Tapos. Sebelum Zuhur (sekitar jam sepuluh) sudah kami terima," ujar Abu saat ditemui Suara.com di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (31/8/2017).
Sementara sapi kurban dari JK jenisnya sama dengan presiden, yakni Ongole. Pembedanya hanya usia dan kuran sapi JK lebih kecil.
"Sapi dari Pak JK usia 7 tahun, berat 1,3 ton. Datangya barengan kayaknya dari pedagang yang sama," kata Abu.
Sampai pukul 13.00 WIB, Masjid Istiqlal mencatat sudah ada 15 ekor sapi dan 12 kambing yang akan dipotong besok, Jumat (1/9). Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah.
"Kan data dari saya ada yang masih dalam bentuk uang, masih dalam pengadaan. Pembelian kan bisa menawar ya nanti, jadi tak tahu akan dapat berapa," terangnya.
Baca Juga: Kecewa, Gloria Tetap Terima Penolakan MK soal Dwi-Kewarganegaraan
Untuk diketahui, sapi kurban dari Jokowi dan JK saat ini ditempatkan dekat menara Masjid Istiqlal.
Hewan kurban ini dipisahkan dari hewan kurban yang sudah ada di masjid Istiqlal, karena akan ada proses serah terima lebih dahulu dari pihak Istana ke Panitia Hewan kurban Masjid Istiqlal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus