Suara.com - Presiden Joko Widodo salat Iduladha 1438 Hijriah, di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017).
Ternyata, Jokowi bukanlah presiden pertama yang salat di lapangan tersebut. Merujuk catatan Biro Pers, media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Soekarno—Presiden pertama RI—merupakan kepala negara pertama yang salat Iduladha di lapangan itu.
Bung Karno salat di Lapangan Merdeka Sukabumi pada tanggal 31 Agustus 1952, 65 tahun silam.
Sementara berdasarkan pantauan Antara di lokasi, Jokowi salat di saf paling depan, bersama para pejabat pusat hingga daerah, dan bersebelahan dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumo Deddy Ismatullah.
"Perayaan Iduladha kali ini menjadi sejarah bagi Kota Sukabumi, karena sebelumnya juga, 65 tahun lalu, tepatnya 31 Agustus 1952, Presiden RI pertama Sukarno juga Solat Ied di sini," kata Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz dalam sambutannya, sebelum salat Ied dilaksanakan.
Ia berharap, kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi berkah untuk Kota Sukabumi. Sebab kedatangannya sejak Kamis (31/8), presiden telah menyetujui beberapa rencana pembangunan. Salah satunya pengaktifan kembali jalur kereta api Sukabumi-Bandung dan sejumlah pembangunan lainnya.
"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Presiden Jokowi yang telah menyempatkan waktunya hadir di Kota Sukabumi," tambah Muraz.
Baca Juga: Blusukan ke Sukabumi, Jokowi Salurkan Tiga Ekor Sapi Raksasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik