Suara.com - Umat Muslim di Australia menunjukkan sikap perdamaian kepada seluruh dunia, ketika menolak provokasi kelompok-kelompok intoleran terhadap kaum Islamopobia.
Sikap tersebut, seperti diberitakan IB Times, Selasa (5/9/2017) malam, ditunjukkan mereka dengan mengundang makan malam dua laki-laki yang meletakkan kepala babi di gerbang masjid.
Keduanya meletakkan kepala babi di Masjid Baitul Masroor, Brisbane, Queensland, milik komunitas Ahmadiyah.
Setelahnya, mereka mengunggah foto tengah meminum bir di samping kepala babi tersebut ke akun media sosial. Satu dari kedua pria tersebut, yang masih berusia 23 tahun, ditangkap aparat kepolisian.
“Kami tak akan mau terprovokasi kelompok intoleran agar melawan kaum Islamopobia. Kami justru meminta mereka datang ke komunitas masjid, untuk makan malam,” tutur juru bicara Masjid Baitul Maroor, Zain Baig.
Selain makan malam, kata dia, para pelaku maupun orang-orang yang memunyai ketakutan tersendiri dan berlebih terhadap Islam bisa diberi penjelasan mengenai ”paras damai” umat Muslim.
“Kami menganggap kepala babi itu sebagai hadiah, sebuah peringatan bahwa kelompok-kelompok intoleran menggunakan Islam justru untuk menebar permusuhan antarumat beragama tanpa alasan jelas,” terangnya.
“Karenanya, sebagai balasan atas hadiah agar kami melakukan otokritik tersebut, kami senang hati mengundang mereka dan menghidangkan makanan lezat,” tambahnya.
Baca Juga: Intoleran 'Tunggangi' Rohingya, Pendekar NU Jaga Candi Borobudur
Ia menuturkan, Islamopobia tak bisa dimusnahkan melalui cara perlawanan kekerasan. Semua ketakutan berlebih itu hanya bisa dilunturkan dengan sikap bersahabat dan diskusi lintasagama.
Berita Terkait
-
PM Australia Masih Teringang Diajak Jokowi Blusuka ke Tanah Abang
-
Taklukkan Australia, Jepang Lolos ke Piala Dunia 2018
-
Dapat Undangan Nikah dari Raisa, Tulus Pilih Tak Hadir
-
Toyota Indonesia Segera ke Australia Pelajari Kemungkinan Ekspor
-
Sandra Dewi Akan "Babymoon" ke Melbourne, Alasannya Cukup Langka
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana