Suara.com - Sejumlah anggota Komisi IX DPR RI mencecar Menteri Kesehatan Nila F Moeloek terkait kasus meninggalnya bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan). Buah hati dari Henny Silalahi itu meninggal akibat terlambat ditangani pihak rumah sakit Mitra Keluarga.
Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Gerindra, Robert Rouw mengatakan bahwa kasus seperti yang menimpa Deborah bukan hal pertama terjadi. Tapi sudah ada sejumlah kasus yang serupa namun belum ada tindakan tegas dari Kementerian Kesehatan.
"Tadi apa yang disampaikan oleh Direktur Yankes, itulah bahasa yang selama ini kami terima. Nanti akan dicatat, nanti akan ini, akan itu. Bu tolong ada satu kepastian bu, untuk rakyat," kata Robert dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX dengan Kemenkes, di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2017).
Robert meminta supaya Kemenkes mengeluarkan standar operasional prosedur yang berlaku untuk semua rumah sakit, supaya apabila hal yang serupa terjadi lagi maka pihak rumah sakit tidak berlindung di balik SOP yang dibuatnya sendiri.
"Tolong pemerintah membuat satu SOP untuk seluruh rumah sakit yang ada di republik ini. Supaya itu yang berlaku, bahwa setiap warga negara yang sudah hadir di rumah sakit diberikan pelayanan tanpa harus ada embel-embel yang lain," tutur Robert.
Menurut Robert, kematian Debora adalah salah satu bukti bahwa pihak rumah sakit tidak mengutamakan nyawa pasien lebih dulu, melainkan mengutamakan uang.
"Kalau bayi ini meninggalnya di luar, masih di jalan, kami terima. Tapi ini kan sudah tiba difasilitas kesehatan. Harusnya dilayani," ujar Robert.
Sementara itu, Anggota Komisi IX dari Partai Nasdem, Irma Suryani menanyakan apakah Kemenkes memiliki data terkait rumah sakit mana saja yang sering kali menolak pasien.
"Kenapa saya minta datanya? Karena ini merupakan kerja Kemenkes. Dari situ saya lihat apakah Kementerian Kesehatan benar-benar melakukan pekerjaannya atau tidak," ujar Irma.
Baca Juga: Tim Audit akan Ungkap Kasus Kematian Debora di RS Mitra Keluarga
Irma juga meminta supaya semua rumah sakit yang ada di Indonesia agar tidak dijadikan industri sektor kesehatan. Melainkan harus menjadi bagian dari tanggung jawab moral Kemenkes.
"Jadikanlah ini menjadi bagian dari program ibu yang namanya sehat nusantara itu," kata Irma.
Sementara itu, anggota Komisi IX dari Fraksi PKB, Marwan Dasopang menilai bahwa Kemenkes memiliki keraguan untuk menindak tegas RS Mitra Keluarga. Padahal, Deborah jelas-jelas meninggal di tempat yang tidak semestinya, yakni ruang PICU.
"Pertanyaannya kenapa Kemenkes ragu? Mungkinkah undang-undang atau peraturannya tidak jelas? Dari Kemenkes kenapa ragu? Kasih saja sanksi," kata Marwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto