Suara.com - Seorang perempuan bernama Suryah (49) tewas setelah tersengat aliran tiang listrik di Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017). Korban meninggal dunia saat sedang mengantar cucunya ke sekolah.
Kapolsek Johar Baru Komisaris Maruhum Nababan menjelaskan korban bersama cucunya melintas di tepi jalan untuk menghidari genangan air hujan. Suryah yang berada dekat tiang listrik tiba-tiba langsung tersetrum.
"Korban sedang antar cucunya ke sekolah, di situ ada tiang listrik. Tidak tahu bagaimana? Mungkin jatuh, kejedot, kesetrum," kata Maruhum saat dikonfirmasi.
Menurut dia, korsleting listrik itu diduga disebabkan karena kabel di tiang listrik terkelupas dan basah.
"Ada dua tiang di pinggir jalan, mungkin ada yang bocor kali ya karena hujan," kata dia.
Maruhum juga menyampaikan warga sekitar sempat menolong korban saat tersengat listrik di tiang tersebut. Namun, usaha itu gagal.
"Warga mau tolong pakai kayu, pakai bambu, nggak bisa," kata dia.
Jenazah Suryah kini telah dibawa ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk dilakukan visum.
Kejadian serupa pernah terjadi 2015 lalu. Saat itu dua pegawai Transjakarta meninggal dunia di depan tangga penyeberangan busway Jalan Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, karena tersengat listrik.
Baca Juga: Banjir, Dua Warga Ini Tewas Tersetrum
Kedua korban masing-masing bernama Niko Adeli. Lelaki kelahiran Subang tahun 1992 itu tinggal di Cililitan Besar Rt 3, RW 2, Kramatjati, Jakarta Timur. Kemudian Siti Nurhayati. Perempuan kelahiran Buton tahun 1992 itu tinggal di Petamburan RR 10, RW 8, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kejadian tersebut bermula ketika kedua korban hendak pulang kerja. Mereka akan pulang ke kos di daerah Mangga Besar. Ketika turun dari jembatan busway tiba-tiba keduanya meninggal dunia di dekat tiang listrik yang sekitarnya sedang tergenang air.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan