Suara.com - Siti Aisyah, warga negara Indonesia (WNI) yang dituduh membunuh saudara lelaki pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan dirinya tak bersalah.
Jawaban itu disampaikan Aisyah dalam dakwaan yang dibacakan pada sidang perdana di Pengadilan Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (2/10/2017).
Hal serupa juga disampaikan Doan Thi Huong, warga negara Vietnam, dalam persidangan yang sama, yang turut pula dituduh ikut serta membunuh Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong Un.
Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan mengolesi VX, racun kimia yang dilarang PBB, pada wajah korban di Bandara Internasional Kuala Lumpur KLIA 2, 13 Februari lalu.
Sementara itu, dilaporkan media The Malaysian Insight, kedutaan besar Indonesia di Malaysia mengirim tim spesialis di bidang bahan kimia dan racun untuk memantau persidangan.
Pihak berwenang Indonesia tidak yakin racun VX jadi penyebab kematian dari Kim Jong Nam.
"(Para spesialis) akan mengamati (persidangan) karena mereka ragu bahwa bahan kimia tersebut dapat membunuh," ujar seorang sumber dari kedubes Indonesia kepada The Malaysian Insight.
Foto: Kim Jong Nam dan Kim Jong Un. [AFP]
Baca Juga: Suarez Tertangkap Kamera Robek Seragam Barcelona, Ini Penyebabnya
Siti Aisyah dan Doan tiba di gedung pengadilan pada pukul 8.00 pagi waktu setempat. Keduanya tampak mengenakan rompi anti-peluru dengan pengawalan ketat pasukan khusus kepolisian Malaysia.
Keduanya terlihat tenang menghadiri persidangan, yang diperkirakan sidang bakal berlangsung selama 23 hari ke depan, dan menyita perhatian media asing.
Berita Terkait
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya