Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukun dan Keamanan Wiranto meyakini e-government yang diluncurkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi dapat dilaksanakan dengan baik.
Wiranto menyebut kementerian tersebut salah satu kementerian yang bertugas sesuai namanya yang bertugas untuk mendayagunakan aparatur negara.
"Sungguh sangat yakin bahwa tugas ini dapat dilaksanakan dengan baik, karena mengapa, barang kali satu-satunya kementerian yang istilahnya sudah merupakan tugas ya itu PAN RB. Kalau Menteri Agama tugasnya agama nggak kan? Pertanian tugasnya bertani, kan nggak mungkin. Tapi kalau PAN RB, pendayagunaan aparatur negara mendayagunakan aparat negara dan melaksanakan reformasi birokrasi jadi sudah langsung tugasnya di situ," ujar Wiranto dalam sambutan peluncuran e-Government, di Kementerian PAN RB, Jakarta, Rabu (4/10/2017).
Menurutnya, jika aparatur negara tidak diberdayakan betul, negara akan lumpuh dan keinginan masyarakat melihat negara bersih dan berwibawa akan gagal. Maka dari itu, Wiranto menuturkan pentingnya tugas Menteri PAN RB dalam membangun suatu negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
"Kenapa? karena kalau aparatur negara tidak kita berdayakan betul-betul, negara lumpuh, yang kedua keinginan masyarakat melihat negara yang bersih dan berwibawa gagal, yang ketiga tentu misi yang diemban pemerintah akan gagal total dan negara ambruk. Jadi betapa pentingnya tugas bapak (Menpan RB), kalau untuk mengamankan negeri ini ya militer panglima TNI hebat, saya juga di sana jadi saya ngerti dulu," ucap dia.
Ia pun menyebut Kementerian PAN RB sebagai motor penggerak dalam membangun negara.
"Anda sekalian (Kemenpan RB) adalah motor penggerak itu. Ibarat mobil Kemenpan RB ini ibarat karburator menghidupkan mobil supaya bergerak. Diamnya aparatur akan ketinggalan," ucap Wiranto.
Lebih lanjut, ia pun menyambut baik peluncuran e-government dan berharap e-governmet dapat diikuti kementerian atau instansi lainnya.
"Saya tentunya menyabut baik e-goverment yang diluncurkan ini dan saya kira terobosan yang luar biasa saya kagum dan dengan adanya terobosan ini baik bisa ditularkan ke kementerian lain. Saya juga akan sesuaikan apa yang belum sesuai. Nggak usah kita pusinglah. Karena itu, pesan saya kepada pak menteri jangan pernah berhenti berinovasi dan berkreasi karena perkembangan masyarakat kita dinamis," tandasnya.
Baca Juga: Wiranto Bantah Badan Siber Dipercepat Demi 2019
Dalam peluncuran hadir pula Menteri PAN RB Asman Abnur. Tujuh inovasi yang diluncurkan Kemenpan RB yakni Command Center, e-office, e-salam, e- Karpeg, e-data, e-performance, DC, DRC, dan SIJAP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas
-
Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
-
Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz
-
Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap