Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya jelaskan modus pengedaran narkoba jenis sabu di wilayah Koja, Jakarta Utara, yang berhasil diungkap Tipid II Dit Resnarkoba, Rabu (4/10/2017) lalu. Modusnya adalah dengan menggunakan toko penjualan obat.
"Sindikat ini meng-cover kegiatannya dengan berjualan di toko-toko obat," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Suwondo Nainggolan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (8/10/2017).
Adapun toko obat itu milik tersangka Safrizal, yang terletak di Jalan Walang Timur, RT 009, RW 012, Kelurahan Tugu, Koja.
Toko obat yang tidak memiliki izin dari Kementerian Kesehatan telah digeledah petugas bersamaan saat Safrizal dibekuk, Rabu pekan lalu.
Dari tangan Safrizal polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 3.383 gram, serta 2 buah handphone dan satu kartu anjungan tunai mandiri (ATM).
"Kita juga sudah melakukan kegiatan penggeledahan kemarin ke toko obat yang ada di rumahnya (Safrizal)," ujar Suwondo.
Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah obat yang tidak bebas di pasaran milik Safrizal. Obat-obat tersebut saat ini masih diselidiki dan akan disampaikan ke masyarakat dalam waktu dekat.
"Kita akan segera lakukan konfrensi pers berikutnya untuk obat-obat ini. Tidak sekarang," tutur Suwondo.
Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil membekuk empat tersangka lain, yakni Razali, Mulyadi, Muzakkir dan Jajang di Pangandaran Jawa Barat, Jumat (6/10/2017).
Baca Juga: Dalami Pemeriksaan, Polisi Telusuri Pelanggan Prostitusi Gay T1
Dari tangan Jajang, polisi mengamankan 17,036 gram sabu. Jadi total sabu yang berhasil diamankan sebanyak 20,419 kg.
Menurut Suwondo, pengungkapan itu bermula saat Subdit II Psikotropika Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya menangkap tersangka Safrizal di Jalan Walang Timur, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (4/10/2017).
"Barang bukti yang berhasil kita sita 3 bungkus teh Cina Guan Yin Wang berisi narkotika jenis sabu beratnya total 3.383 gram, 2 handphone, dan 1 kartu ATM BRI," kata Suwondo.
Tersangka Safrizal mengaku masih menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya di Jalan Alur, Koja, Jakarta Utara.
Pukul 22.30 WIB di hari yang sama, petugas menggeledah rumah Safrizal. Namun, tak ditemukan lagi barang bukti jenis sabu.
Istri Safrizal, Mariana mengaku pada petugas, barang tersebut tak ada lagi di rumah sebab sudah dibawa kabur Razali, kakak kandung Safrizal, sekitar pukul 18.00 WIB ke daerah Banjar, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat