Suara.com - Setelah dua kali batal diperiksa, penyanyi Syahrini memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan yang menjerat biro perjalanan umrah first Travel, Senin (9/10/2017).
Syahrini yang mengenakan baju hitam dan bercelana putih itu tiba di Bareskrim Polri gedung KKP, Gambir pada pukul 11.55. WIB, Senin (9/10/2017).
Pengamatan Suara.com di lokasi, Syahrini turun dari mobil mewah bermerk Bentley bernomor polisi B 666 ANE.
Ia datang bersama pengacaranya Hotman Paris Hutapea. Mobil mewah ini ternyata milik Hotman Paris.
Syahrini sudah dua kali batal diperiksa penyidik, dengan alasan yang bersangkutan ada kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan.
Syahrini ikut diperiksa dalam kasus ini lantaran diduga pernah menjadi brand ambassador biro perjalanan umrah milik Anniesa Hasibuan itu.
Memakai jasa First Travel, dia juga berangkat umrah bersama 12 anggota keluarganya pada Maret 2017.
Waktu itu, Syahrini mendapat potongan harga dari First Travel. Sementara keluarganya membayar penuh.
Baca Juga: Polisi Olah TKP Prostitusi Gay di T1 Sauna Siang Ini
Berita Terkait
-
Cuma Lelaki Ini yang Dipanggil Sayang oleh Syahrini, Siapa Dia?
-
Harus Blow Rambut dan Make Up, Syahrini Tunda Panggilan Bareskrim
-
Ditanya Parfum Favorit, Syahrini Malah Alihkan ke First Travel
-
Syahrini Bantah Pernyataan Polisi Dapat 1 M dari First Travel
-
First Travel Habiskan MIliaran Rupiah untuk Umrah Syahrini
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus