Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis memberhentikan secara tidak terhormat dua anggota polisi lantaran dianggap melakukan pelanggaran etika dan pelanggaran pidana saat bertugas.
"Untuk anggota kita juga yang melakukan pelanggaran sesuai dengan kriteria pelanggarannya Apakah disiplin, Apakah pelanggaran etika, atau pelanggaran pidana, kita tindak juga kita tunjukkan konsistensi," kata Idham saat memimpin apel upacara di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (18/10/2017)
Dua anggota polisi yang dipecat yakni anggota Polsek Kepulauan Seribu Briptu Heri Ismail dan anggota Renmin Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Bripka Didik Purnomo.
Idham menjelaskan pemecatan itu dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada anggota polisi lainnya agar benar-benar serius melaksanakan perintah atasan.
"Kenapa kita upacarakan untuk memberi gambaran kepada anggota yang lain bahwa menjadi anggota Polri ada aturan aturan main yang harus dipenuhi, mungkin teman-teman tahu tadi ada anggota yang 85 hari tidak melaksanakan tugas tanpa keterangan, ya dia harus di PDTH (Pemberhentian Tidak Terhormat) begitu," katanya.
Idham juga tak ingin kejadian ini terulang kepada anggota polisi lainnya.
"Kalau tidak dilakukan tindakan tegas akan nular kepada anggota-anggotanya yang lain, sehingg anggota yang lain pasti bilang yang rajin-rajin yang malas malas tidak ditindak kira-kira seperti itu, apalagi kalau pelanggaran dia pelanggaran pidana," kata dia.
Selain itu, Idham juga memberikan penghargaan kepada delapan anggota polisi yang dianggap berprestasi.
Baca Juga: Kapolda Metro: Massa Pengepung Kantor YLBHI Korban Hoaks
"Jadi anggota-anggota yang berprestasi kita reward mereka, kita beri dia penghargaan. Apakah itu dalam bentuk jabatan, Apakah itu dalam bentuk sekolah nantinya," katanya
Pemberian penghargaan itu, kata Idham, agar anggota polisi lainnya bisa termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
"Nah konsistensi ini harus terus tumbuh kembangkan kita rawat kita maintenance supaya anggota Polda Metro ini ke depan mereka berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik, berlomba-lomba menggapai mencapai prestasi, lalu mereka dapat nanti reward oleh pimpinan baik itu Satkernya, baik itu kapolres, maupun yang langsung di Polda Metro ini," kata dia.
Delapan anggota polisi yang mendapatkan penghargaan di antaranya yakni Ipda Yohanes Inu Hardi, Bripda Mohamad Mu'arif, Brigadir Saiful Rahmat, Brigadir Beni Efriansyah, Brigadir Edi Setyawan, Brigadir Asep Saefudin Juhri, Kompol Jubaedi dan Iptu Suparno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata