Tokoh masyarakat Tionghoa, Lieus Sungkharisma. [Suara.com/Dian Rosmala]
Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi Lieus Sungkharisma mengungkapkan kegembiraannya setelah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta.
"Waduh sangat gembira dan lega dong. Ini kan figur yang bisa mengayomi masyarakat dari kampanye saja (Anies-Sandiaga) dia datang ke semua kelompok. Itu dari kelompok paling atas sampai kelompok paling bawah. Saat pelantikan itu memberikan kesejukan," kata Lieus kepada Suara.com, Rabu (18/10/2017).
Lieus berharap Anies dan Sandiaga dapat memenuhi semua janji yang pernah disampaikan pada masa kampanye.
"Harapan saya bisa memenuhi janji janinnya kan. Saya optimis karena ini orang - orang terpilih lah yang akan memperbaiki bangsa ini kedepan melalui suksesnya memimpin Jakarta," ujar Lieus.
Lieus merupakan salah satu tokoh yang ikut memenangkan Anies dan Sandiaga.
Dia mengkampanyekan mereka di pemukiman-pemukiman padat penduduk.
"Saya bantu nggak terlalu banyak ya . Memang lebih pada kesadaran warga Jakarta yang memang sudah pengin gubernur baru. Saya datang ke kalangan bawah, korban - korban gusuran ketika kampanye waktu itu," kata Lieus.
"Waduh sangat gembira dan lega dong. Ini kan figur yang bisa mengayomi masyarakat dari kampanye saja (Anies-Sandiaga) dia datang ke semua kelompok. Itu dari kelompok paling atas sampai kelompok paling bawah. Saat pelantikan itu memberikan kesejukan," kata Lieus kepada Suara.com, Rabu (18/10/2017).
Lieus berharap Anies dan Sandiaga dapat memenuhi semua janji yang pernah disampaikan pada masa kampanye.
"Harapan saya bisa memenuhi janji janinnya kan. Saya optimis karena ini orang - orang terpilih lah yang akan memperbaiki bangsa ini kedepan melalui suksesnya memimpin Jakarta," ujar Lieus.
Lieus merupakan salah satu tokoh yang ikut memenangkan Anies dan Sandiaga.
Dia mengkampanyekan mereka di pemukiman-pemukiman padat penduduk.
"Saya bantu nggak terlalu banyak ya . Memang lebih pada kesadaran warga Jakarta yang memang sudah pengin gubernur baru. Saya datang ke kalangan bawah, korban - korban gusuran ketika kampanye waktu itu," kata Lieus.
Sohor
Nama tokoh Tionghoa ini pernah menjadi sorotan media setelah terlibat ketegangan dengan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/5/2017).
Awalnya, Lieus ingin menyaksikan pemandangan Balai Kota yang dipenuhi karangan bunga dan balon.
"Sehabis bunga terus sekarang balon. Artinya kan ada kerinduan dari pada pendukung Ahok. Jadi saya datang, tapi di luar dugaan saya kok jadi pada marah sama saya (pendukung Ahok) teriak-teriak sama saya," ujar Lieus di Balai Kota kepada wartawan usai adu mulut dengan warga.
Lieus menambahkan kedatangannya membawa semangat silaturahmi, bukan untuk mencari musuh.
"Pilkada kita beda tapi kan bukan berarti musuhan. Kita kawan. Pilkada hal biasa, proses demokrasi masa iya kita terus kalah musuhan. Saya datang, tapi kok begini," kata dia.
Lieus kemudian membandingkan respon pendukung Ahok-Djarot dengan pilkada Jakarta tahun 2012. Ketika itu, dia mendukung pasangan Joko Widodo dan Ahok. Lieus pernah menyambangi Balai Kota dan pendukung Fauzi Bowo tidak ada yang marah kepadanya.
"Saya pendukung Jokowi, tapi sama pendukung Foke baik, sama Foke juga baik. Kok saya kali ini pendukung Anies terus kok jadi begini. Padahal sama Ahok baik sekali saya," kata Lieus.
"Sehabis bunga terus sekarang balon. Artinya kan ada kerinduan dari pada pendukung Ahok. Jadi saya datang, tapi di luar dugaan saya kok jadi pada marah sama saya (pendukung Ahok) teriak-teriak sama saya," ujar Lieus di Balai Kota kepada wartawan usai adu mulut dengan warga.
Lieus menambahkan kedatangannya membawa semangat silaturahmi, bukan untuk mencari musuh.
"Pilkada kita beda tapi kan bukan berarti musuhan. Kita kawan. Pilkada hal biasa, proses demokrasi masa iya kita terus kalah musuhan. Saya datang, tapi kok begini," kata dia.
Lieus kemudian membandingkan respon pendukung Ahok-Djarot dengan pilkada Jakarta tahun 2012. Ketika itu, dia mendukung pasangan Joko Widodo dan Ahok. Lieus pernah menyambangi Balai Kota dan pendukung Fauzi Bowo tidak ada yang marah kepadanya.
"Saya pendukung Jokowi, tapi sama pendukung Foke baik, sama Foke juga baik. Kok saya kali ini pendukung Anies terus kok jadi begini. Padahal sama Ahok baik sekali saya," kata Lieus.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan