Suara.com - Polisi akan meminta keterangan pengelola Taman Impian Jaya Ancol terkait dengan kasus lima pengunjung yang kecelakaan di wahana arung jeram Dunia Fantasi pada Minggu (22/10/2017), kemarin.
"Kami akan tanyakan pihak Ancol mengoperasikan kegiatan arung jeram, apa sudah sesuai SOP (standar operasional prosedur)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (23/10/2017).
Polisi masih belum bisa memeriksa lima korban lantaran masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Satya Negara.
"Ada beberapa korban terbalik di arung jeram masih dirawat di rumah sakit. Penyidik tentunya akan melihat seperti apa (kronologi kecelakaan) arung jeramnya?" katanya.
Lima pengunjung wahana arung jeram luka-luka karena perahu arung jeram yang mereka tumpangi terbalik sekitar pukul 15.30 WIB.
"Pada saat para korban sedang menaiki wahana arung jeram, tidak lama setelah menaiki perahunya, saat terkena ombak tiba-tiba perahu tersebut terbalik," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Sungkono.
Ketika perahu terbalik, badan kelima korban membentur bagian bawah wahana.
"Dikarenakan para korban mengenakan sabuk pengaman yang berada di perahu sehingga para korban membentur bagian bawah wahana dan terminum air kolam," kata dia.
Tidak ada korban yang meninggal dunia karena peristiwa tersebut cepat ditangani petugas.
Kelima korban yaitu Risma Saputra (20), Dimas Wildana Putra, M Satio (45), Selvi Yuliani (24), dan Cut Mutia Azuenda (20).
"Kemudian para korban di bawa ke RS Satya Negara guna mendapatkan perawatan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam
-
WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Promo Ancol Lebaran 2026: Diskon Tiket Dufan hingga Sea World, Beli 4 Gratis 1
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir