Ilustrasi jenazah (Shutterstock).
PT. Panca Buana Cahaya Sukses, Jalan Raya SMPN 1, Belimbing, RT 20, RW 10, Kosambi, Tangerang, Banten, yang pagi tadi terbakar, ternyata baru beroperasi sekitar dua bulan.
"Operasi sudah berjalan hampir dua bulan sebelumnya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.
Pabrik tersebut milik warga Kalideres, Jakarta Barat, Indra Liyono. Pabrik ini bergerak di bidang pembuatan kembang api.
Api yang melalap bangunan pabrik tersebut baru bisa dipadamkan petugas pada pukul 12.00 WIB.
Menurut informasi yang diterima polisi, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 23 orang, umumnya perempuan.
Sementara sejumlah orang lainnya luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Mitra Husada dan RSUD Kabupaten Tangerang.
Saat ini, Tim Disaster Victim Identification Polri berada di TKP untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut informasi jumlah pekerja yang bekerja di pabrik tersebut sekitar 50 orang.
Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan mengenai penyebab kebakaran tersebut.
"Operasi sudah berjalan hampir dua bulan sebelumnya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.
Pabrik tersebut milik warga Kalideres, Jakarta Barat, Indra Liyono. Pabrik ini bergerak di bidang pembuatan kembang api.
Api yang melalap bangunan pabrik tersebut baru bisa dipadamkan petugas pada pukul 12.00 WIB.
Menurut informasi yang diterima polisi, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 23 orang, umumnya perempuan.
Sementara sejumlah orang lainnya luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Mitra Husada dan RSUD Kabupaten Tangerang.
Saat ini, Tim Disaster Victim Identification Polri berada di TKP untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut informasi jumlah pekerja yang bekerja di pabrik tersebut sekitar 50 orang.
Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan mengenai penyebab kebakaran tersebut.
Komentar
Berita Terkait
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru
-
Produksi Hio Meningkat Pesat Jelang Imlek
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Dekap Erat Balita di Atas Perahu Karet, Nisa Pilih Mengungsi saat Air Setinggi Pinggang di Kosambi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!