Lari marathon
Usai mengikuti marathon tadi, Sandiaga Uno mencatat beberapa masalah yang dia rasakan di lapangan.
Antara lain, dia menilai lintasan pelari tidak steril dari kendaran bermotor dan itu sangat membahayakan keselamatan.
“Seperti sudah diprediksi di daerah Juanda, begitu belok dari Hayam Wuruk masalahnya bertahun-tahun di situ. Nanti kita lihat apakah rutenya harus diubah. Secara keseluruhan (Jakarta Marathon 2017) jauh lebih baik dari tahun lalu," kata Sandiaga.
Belajar dari pengalaman tahun ini, Sandiaga mengatakan event Jakarta Marathon tahun depan harus lebih baik.
DIa juga ingin menambahkan nilai-nilai budaya Nusantara. Ide tersebut datang dari Wali Kota Bogor Bima Arya yang ikut hadir dalam acara tadi.
“Tadi juga Wali Kota Bogor memberikan masukan alangkah indahnya unsur-unsur keseniannya bisa terasa. Jadi nanti akan kami evaluasi bersama penyelenggara dan Kadispora,” katanya.
Sandiaga optimistis pelaksanaan Jakarta Marathon yang akan atang akan lebih mantap, menggabungkan olahraga dan budaya serta pariwisata.
“Karena ada 1.600 pelari mancanegara yang hadir, saya ketemu (pelari) dari Malaysia, Jepang, Australia, dan Eropa Timur. Mereka jauh-jauh ke sini untuk ikutan," ujar Sandiaga.
Cara tadi diikuti sekitar 16 ribu peserta dengan tujuh kategori perlombaan.
"Di Borobudur Marathon atau di Marathon di Bali kan khas Bali, khas Yogya. Tapi, kalau di Jakarta bisa nusantara semua di sini. Itu pembeda dengan marathon yang lain," kata Arya.
Jakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia, kata Arya, bisa menambahkan nilai-nilai kesenian dari berbagai wilayah dalam acara. (Handita Fajaresta)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung