Suara.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, secara subjektif menilai para pekerja Hotel dan Griya Pijat Alexis bisa dipastikan handal melayani pelanggan.
Pernyataan tersebut dilontarkan Sandiaga ketika diajukan pertanyaan oleh awak media mengenai solusi untuk para pekerja Alexis, yang kekinian menjadi pengangguran setelah izin operasional tempat kerjanya tak diperpanjang pemprov setempat.
"Mereka yang pernah bekerja di Alexis pasti handal melayani,” tutur Sandiaga.
Karenanya, ia menilai mantan pekerja Alexis bisa disalurkan ke sejumlah lembaga usaha lain melalui program andalannya, yakni “Oke Oce.”
“Ada teman Oke Oce yang buka restoran, meraka butuh yang handal. Alexis group bisa memberikan kepada kami nama-nama pekerjanya yang beridentitas domisili di Jakarta. Nanti bisa langsung pelatihan dan pergerakan Oke Oce,” tukasnya.
Selain itu, Sandiaga juga menyarankan mantan pekerja Alexis bisa dipekerjakan di ‘hotel-hotel syariah’.
“Kini kan marak hotel syariah. Hotel itu bisa jadi ruang pekerjaan baru bagi pekerja Alexis yang ‘dirumahkan’” tandasnya.
Untuk diketahui, pemprov tak memperpanjang izin operasional Hotel dan Griya Pijat Alexis per Jumat (27/10) pekan lalu. Tempat itu dituding menjadi ajang prostitusi terselubung.
Baca Juga: New York Diteror, Trump Terapkan 'Program Penyaringan Ekstrem'
Berita Terkait
-
Sandiaga Usul Eks Pekerja Alexis Pindah ke Hotel Syariah
-
Dibandingkan Anies, Ahok Pernah Menutup Tempat Seganas Kalijodo
-
Kasus Alexis, Nasdem: Kalau Itu Sesuai Aturan, Untuk Apa Digugat?
-
Alexis Bantah Data Anies soal Pekerja Asing di 'Surga Dunia'
-
Sebenarnya, Apakah Anies-Sandi Punya Bukti Alexis Melanggar?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah