Suara.com - Oknum TNI berinisial TK yang sedang mabuk dilaporkan kepada pihak berwajib karena menganiaya Cholid alias Ai, salah satu wartawan media online dan cetak lokal di kota Jayapura, Papua, pada Minggu sekitar pukul 22.00 WIT.
Roberth, pemimpin redaksi Wartaplus.com dalam keterangannya di grup media sosial insan pers membenarkan jika salah satu wartawannya itu dianiaya oleh oknum TNI yang sedang mabuk akibat mengonsumsi minuman keras.
"Dikira pemakai narkoba Ai, dipukul oleh oknum TNI. Oknum tersebut mau bawa Ai ke Mapolda Papua. Tapi ketika ditanya pekerjaannya, Ai menjawan wartawan, malah dia dipukul," katanya.
Kini, kata dia, kasus penganiayaan tersebut sempat dilaporkan ke Polres Jayapura. Namun karena yang dilaporkan merupakan oknum anggota TNI AD, polisi mengarahkan agar kasus tersebut dilaporkan ke Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih.
"Tuduhan bahwa Cholid atau Ai sebagai pemakai (narkoba) oleh oknum TNI berinsial TK itu merupakan perbuatan yang buruk, apalagi dalam keadaan mabuk," katanya.
"Walaupun tak berdinas seharusnya dia menjaga nama korps yang disebut sebagai lahir dari rakyat, citra ini harus dimaknai dan dijiwai benar, apabila sesudah mabuk dan melakukan aksi tidak terpuji, berarti ada kegagalan pembinaan dari tingkat pimpinan," sambungnya.
Roberth berharap ada tindakan tegas dari pimpinan institusi TNI AD itu hal itu menjadi pembelajaran buat yang lainnya.
"Pangdam XVII/Cenderawasih harus tindak tegas oknum pelaku penganiayaan. Kami minta ini diproses hukum, agar tidak memalukan korps sebagai abdi negara. Kata Ksatria Pelindung Rakyat, hanya slogan saja, namun memukul rakyatnya tidaklah elok," katanya.
Sementara itu, Ai yang berhasil dihubungi oleh Antara Jayapura mengaku dianiaya oleh oknum TNI itu ketika hendak membeli air galon dan botol susu untuk anaknya di kawasan Argapura Bawah, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Baca Juga: Pecundangi Arsenal, City Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
"Pas saya lagi duduk menunggu, datanglah pengendara motor Honda Beat dalam keadaan pengaruh minuman keras dan bertanya dengan nada menuduh. Kamu pemakai narkoba ya? Saya jawab tidak. Singkatnya dia memukul saya," katanya.
Ai mengaku sempat berupaya menyelamatkan diri dengan cara lari ke rumahnya, namun sepeda motor dan barang-barang bawaanya masih di sekitar lokasi kejadian.
Sedangkan, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel M Aidi ketika dikonfirmasi lewat pesan singkat belum menjawab pertanyaan yang dilayangkan terkait laporan penganiayaan tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025