Suara.com - Seorang perwira militer yang sehari-hari bertugas di Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Angkatan Darat, ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya, Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/10/2017).
Keterangan yang dihimpun Antara di Palu, menyebutkan almarhum diidentifikasi bernama Wardi (58 tahun). Ia berpangkat Letnan Kolonel TNI dan bertugas di Bais TNI-AD.
Jenazah almarhum kali pertama ditemukan oleh Samad, pemilik rumah kos tersebut sekitar pukul 10.00 WITA.
Penemuan jenazah itu berawal dari kontak telepon anak laki-laki Wardi kepada Samad. Dalam pembicaraan itu, putra Wardi mengatakan nomor telepon seluler ayahnya tak bisa dihubungia sejak dua hari terakhir.
Samad kemudian mengecek ke kamar almarhum, dan menemukan yang bersangkutan sudah tidak lagi bernyawa.
Belum diperoleh informasi mengenai keberadaan jenazah Letkol Wardi saat ini, serta sebab-sebab kematiannya.
Kapolres Morowali Ajun Komisaris Besar Edwar yang coba dikonfirmasi melalui telepon, tidak mengangkat teleponnya.
Sementara Kapenrem 132/Tadulako Mayor Inf Dedi Afrizal mengakui belum mendapatkan informasi mengenai peristiwa tersebut.
Baca Juga: Tatap Musim Depan, Persija Pertahankan 70 Persen Skuat Lama
Berita Terkait
-
Dua Tentara Asing Diduga Menyusup HUT TNI, Bais Diminta Selidiki
-
Soal Insiden 280 Senjata Polri di Bandara Soeta, Ini Kata Wiranto
-
BAIS TNI Sudah Lama Tahan Senjata SAGL yang Diimpor Polisi?
-
TNI AD Serahkan Kasus Tentara Ditusuk Hingga Tewas ke Polisi
-
Dilanda Banjir dan Gempa, Sulteng Alami Darurat Infrastruktur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi