Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
"Soal Alexis (diubah namanya jadi Al Ikhlas) Insyaallah, karena Alexis sekarang sudah tidak eksis lagi," ujar Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta, Senin (6/11/2017).
Pernyataan Sandiaga disampaikan ketika dimintai penjelasan wartawan mengenai idenya mengubah nama Hotel dan Griya Pijat Alexis menjadi Al Ikhlas. Alexis tak beroperasi sejak beberapa pekan terakhir setelah izin usahanya tak diperpanjang pemerintah karena disinyalir terdapat praktik prostitusi.
Dengan nada berkelakar, Sandiaga mengajak masyarakat untuk mengikhlaskan Alexis diganti menjadi Al Ikhlas.
"Jadi alangkah baiknya kalau kita bisa ikhlas kan jadi Al Ikhlas," kata dia.
Pernyataan tersebut juga disampaikan Sandiaga ketika bertemu ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Minggu (5/11/2017).
"Sekarang Bang Japar harus pastikan bagaimana mengatasi miras, bagaimana mengatasi judi, dan bagaimana mengatasi Alexis yang sudah tidak eksis lagi. Alexis diubah jadi Al Ikhlas, insyaallah," ujar Sandiaga.
Usai acara, wartawan kembali menanyakan maksud Alexis diubah menjadi Al Ikhlas.
Sandiaga mengatakan saat ini dorongan untuk menerapkan halal tourism masuk ke Jakarta menguat.
"Nggak, kan sekarang banyak sekali dorongan daripada halal tourism yang ingin masuk ke Jakarta. Di Kuala Lumpur sudah sangat maju, di Jepang, Korea. Kalau teman-teman ingin mengkonversi kita sudah ada pendampingannya," kata Sandiaga.
Pernyataan Sandiaga disampaikan ketika dimintai penjelasan wartawan mengenai idenya mengubah nama Hotel dan Griya Pijat Alexis menjadi Al Ikhlas. Alexis tak beroperasi sejak beberapa pekan terakhir setelah izin usahanya tak diperpanjang pemerintah karena disinyalir terdapat praktik prostitusi.
Dengan nada berkelakar, Sandiaga mengajak masyarakat untuk mengikhlaskan Alexis diganti menjadi Al Ikhlas.
"Jadi alangkah baiknya kalau kita bisa ikhlas kan jadi Al Ikhlas," kata dia.
Pernyataan tersebut juga disampaikan Sandiaga ketika bertemu ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Minggu (5/11/2017).
"Sekarang Bang Japar harus pastikan bagaimana mengatasi miras, bagaimana mengatasi judi, dan bagaimana mengatasi Alexis yang sudah tidak eksis lagi. Alexis diubah jadi Al Ikhlas, insyaallah," ujar Sandiaga.
Usai acara, wartawan kembali menanyakan maksud Alexis diubah menjadi Al Ikhlas.
Sandiaga mengatakan saat ini dorongan untuk menerapkan halal tourism masuk ke Jakarta menguat.
"Nggak, kan sekarang banyak sekali dorongan daripada halal tourism yang ingin masuk ke Jakarta. Di Kuala Lumpur sudah sangat maju, di Jepang, Korea. Kalau teman-teman ingin mengkonversi kita sudah ada pendampingannya," kata Sandiaga.
Komentar
Berita Terkait
-
Profil Alex Tirta, Pemilik Hotel Alexis yang Dulu Ditutup Anies Baswedan
-
Menilik 'Menu Istimewa' Hotel Alexis, Surga Dunia yang Karam di Tangan Anies Baswedan
-
Bos Hotel Alexis Alex Tirta Kembali Diperiksa Terkait Kasus Firli Bahuri Jumat Besok
-
Dicecar Wartawan Jelang Pemeriksaan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Begini Reaksi Alex Tirta
-
Mengenal Alexis, Hotel Milik Alex Tirta yang Ditutup Saat Anies Baswedan Berkuasa
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar