Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin memberikan khotbah kebangsaan dalam acara peringatan Haul Baing Yusuf, yang digelar di Mesjid Agung Baing Yusuf, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (11/11/2017) malam.
Dalam khotbahnya, Rais A’am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu melakukan penilaian terhadap sosok Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Ia mengatakan, sudah mengenal sosok Dedi sangat dekat. Menurut Ma'ruf, Dedi adalah sosok penyabar.
“Saya lihat Dedi ini sosok penyabar. Saya tahu dia ditinggalkan oleh Partai Golkar, tetapi semangatnya saya lihat tidak pudar, masih terus berbuat untuk masyarakat,” kata Ma’ruf.
Untuk diketahui, Dedi juga kua berkeinginan maju sebagai bakal calon Gubenur Jawa Barat. Namun, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat ini justru tidak mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar yang dipimpin Setya Novanto.
DPP Partai Golkar justru mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Golkar memasangkan Emil dengan kadernya yang kekinian menjadi anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien.
Meski demikian, Ma’ruf mengatakan kesabaran yang selalu ditunjukkan Dedi akan membuahkan hasil berupa jalan lain menuju tujuan yang diinginkan oleh masyarakat Jawa Barat.
“Saya tahu Dedi di Golkar seperti apa. Jalannya memang sudah seperti ini. Insya Allah Dedi akan menemukan jalan lain karena kesabarannya,” tutur Ma'ruf.
“Ya saya juga tahu jalan keluarnya seperti apa. Pokoknya, selamatlah,” Ma'ruf menambahkan.
Baca Juga: Bocah-Bocah Berpose di Patung Hitler Yogyakarta Ini Dikecam Dunia
Kepada Ma’ruf,, Dedi menceritakan kisah perjalanan kepemimpinannya mulai dari proses menjadi Wakil Bupati hingga Bupati Purwakarta dua periode.
Perjalanan tersebut bagi Dedi memiliki keunikan, termasuk dipecat partai sendiri namun berhasil memenangi kontestasi politik saat itu.
“Saya selalu merefleksi itu Kiai,” kata Dedi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini