Suara.com - Dalam olah tempat kejadian perkara di lokasi kecelakaan mobil yang ditumpangi Ketua DPR Setya Novanto, polisi tak menemukan tanda bekas rem di Jalan Permata Hijau, Jakarta, karena jalanan basah.
"Memang karena basah (kena air hujan), jadi nggak ada bekas rem," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra, Jumat (17/11/2017).
Mobil Toyota Grand Fortuner yang ditumpangi Novanto menabrak tiang lampu di trotoar pada Kamis (16/11/2017) malam.
"Itu pasti ada (bekas rem) kalau kering, jadi bisa diketahui kecepatan mobilnya," kata dia.
Itu sebabnya, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya masih menyelidiki dan belum bisa menyimpulkan berapa kecepatan mobil Fortuner sebelum kecelakaan.
"Masih ada perlu ada pembuktian dari hasil olah TKP dari korlantas," kata dia.
Dalam olah TKP kedua, pagi tadi, polisi membawa alat Traffic Accident Analysis untuk mengetahui situasi sebelum dan sesudah kecelakaan lalu lintas.
Wartawan Metro TV, Hilman Mattauch, telah dijadikan tersangka kasus kelalaian dalam mengemudikan kendaraan.
Hilman dijerat Pasal 283 dan Pasal 310 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara selama tiga bulan.
Ketika itu, Hilman membawa Novanto ke arah studio Metro TV untuk diwawancara.
Pada waktu kejadian, Novanto sedang dicari penyidik Polda Metro Jaya atau sesaat sebelum nama Novanto dimasukkan ke dalam daftar buronan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh