Suara.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson, Jumat (17/11/2017), mendesak para pemimpin Afrika mengambil langkah lebih lanjut untuk menekan Korea Utara. Tujuannya agar Korea Utara menghentikan program nuklir dan peluru kendalinya.
Tekanan yang ia maksud antara lain dengan menurunkan hubungan diplomatik. Selain itu, AS juga meminta negara-negara Afrika mengusir para tenaga kerja asal Korea Utara.
"Semua negara harus melaksanakan sanksi-sanksi PBB secara penuh," kata Tillerson pada pertemuan dengan para menteri Afrika yang membahas perdagangan dan keamanan.
"Lebih lanjut, saya meminta Anda untuk mengambil tindakan lebih guna menekan DPRK (Korea Utara, red) dengan menurunkan hubungan diplomatik negara Anda dengan rezim (Korut), mengakhiri hubungan diplomatik, mengusir semua tenaga kerja DPRK dan mengurangi keberadaan Korea Utara di negara Anda," katanya.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Kamis, (16/11/2017) Sudan telah menyatakan tekad untuk menghentikan hubungan perdagangan dan militer dengan Korea Utara. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru