Suara.com - Tentara Israel menangkap tiga pejabat gerakan Fatah, di Jerusalem Timur yang kini berada dibawah penjajahan tentara Israel. Fatah adalah salah satu faksi berpengaruh di Palestina.
Menurut pernyataan tertulis yang dibuat oleh gerakan Fatah di bawah kepemimpinan Mahmoud Abbas, tentara Israel telah menangkap Hatam Abdulkadir selaku anggota dewan revolusi gerakan.
Selain Hatam, Israel juga menangkap Abdu Abu Subaih beserta Fauzi Syaban sebagai anggota komite wilayah al-Quds.
Keduanya ditangkap pada Rabu (22/11/2017) pagi waktu setempat, dalam penyergapan di rumah mereka.
Ketua kantor media gerakan Fatah Munir al-Jagub mengatakan, keduanya ditangkap untuk memadamkan perjuangkan perlawanan Fatah terhadap penjajahan Israel.
“Oleh sebab itu, ini merupakan kelanjutan dari kebijakan penjajahan yang dilakukan Israel di wilayah Palestina,” tegas Munir, seperti dikutip Anadolu Agency.
Jagub juga menekankan, dengan penangkapan tersebut, Israel berupaya membersihkan Jerusalem Timur yang saat ini berada di bawah penjajahan Israel dari nama yang menjadi simbol perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajahan.
Namun pihak Israel belum membuat pernyataan terkait penahanan.
Baca Juga: Mugabe 'Resign', Eks Wakilnya Ditunjuk Jadi Presiden Zimbabwe
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap