Suara.com - Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan dokter Letty Sultri (46) oleh suaminya sendiri yang juga seorang dokter bernama Rian Helmi.
Rekonstruksi digelar di Klinik Azzahra Medical Center di Jalan Dewi Sartika No 352, RT5/4, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).
Tim penyidik tiba di TKP dengan membawa tersangka Rian sekitar pukul 10.00 WIB. Tersangka yang mengenakan baju tahanan keluar dari mobil Polisi sambil menunduk dan menutup mukanya dengan baju.
Dengan pengawalan penyidik Rian digiring masuk ke dalam klinik untuk melakukan rekonstruksi, adegan-adegan ketika melakukan pembunuhan terhadap istrinya. Proses rekonstruksi di dalam klinik berlangsung tertutup, hanya tersangka, penyidik dan pihak kejaksaan saja yang menyaksikan secara langsung.
Selain melakukan reka ulang adegan pembunuhan di dalam klinik, tersangka Rian juga sempat dibawa ke luar klinik tepatnya di depan gerbang. Di pinggir jalan depan gerbang klinik ini Rian diminta penyidik untuk memperagakan ketika ia tiba di lokasi menumpangi ojek online sebelum membunuh korban.
Sementara itu, di pinggir jalan depan gerbang Klinik sejumlah warga tampak berkerumun untuk menyaksikan rekonstruksi. Bahkan sejumlah warga, khususnya dari kalangan Ibu-ibu sempat menyoraki polisi agar menunjukkan muka pelaku yang ditutup menggunakan baju.
Sampai berita ini diturunkan, proses rekonstruksi kasus pembunuhan dokter Letty oleh suaminya sendiri masih berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar