Suara.com - Seorang perempuan berusia 53 tahun di Kota Neyagawa, Prefektur Osaka, Jepang, ditahan aparat kepolisian setempat karena diduga membunuh empat bayinya.
Perempuan bernama Mayumi Saito itu, seperti dilansir Japan Today, ditangkap polisi pada Selasa (21/11/2017). Ia dituduh membunuh empat bayinya yang baru lahir dengan cara menyimpan mereka dalam kotak beton.
Pembunuhan itu sendiri diduga terjadi dalam rentang waktu 5 tahun antara tahun 1992 sampai 1997 silam.
Kasus itu terungkap setelah Mayumi sendiri menyerahkan diri ke koban atau pos polisi Neyagawa. Kepada polisi, ia mengakui menyimpan empat bayinya di dalam kotak.
“Pelaku juga mengakui selalu membawa serta kotak itu ketika pindah tempat tinggal pada musim panas 2015,” terang aparat kepolisian.
Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak menggeledah apartemen Mayumi untuk menemukan kotak tersebut.
Kotak berisi 4 bayi malang itu ternyata disimpan Mayumi di dekat toilet. Setelah dibuka oleh polisi, mereka menemukan 4 kerangka bayi.
“Pelaku mengakui, melakukan pembunuhan itu karena terpaksa. Ia takut tak memunyai uang untuk menghidupi keempat bayinya tersebut,” kata polisi.
Mayumi, kata polisi, yang selama ini tinggal bersama anak laki-lakinya mengakui terus dihantui perasaan bersalah atas pembunuhan itu.
Baca Juga: Setya Novanto 'Menghiasi' Berita Utama 5 Media Malaysia
Karena itulah Mayumi akhirnya memutuskan mengakui perbuatannya kepada polisi dan meminta hukuman seberat-beratnya.
“Kami tengah menelusuri ayah biologis bayi-bayi itu. Pelaku mengakui, keempat bayinya itu memunyai satu ayah yang asma,” tandas kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks