Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristianto menanggapi persoalan yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus proyek e-KTP. Menurutnya jangan mengorbankan kepentingan nasional.
"Kami tegaskan bahwa apapun persoalan yang dihadapi oleh pimpinan DPR, anggota dewan jangan sampai kepentingan nasional dirugikan, dikorbankan maka seluruh pihak dalam penuh kesadaran mengedepankan kepentingan nasional agar jalannya pemerintahan negara dan fungsi-fungsi yang strategis di DPR tidak terganggu," kata Hasto di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).
Adapun sejumlah pihak mengusulkan pergantian mengenai dua jabatan Setya sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR, Namun sikap PDI Perjuangan lebih dulu berdialog dengan Partai Golkar dan partai - partai lain mengenai persoalan tersebut.
"Untuk itu kami terus berdialog dengan Partai Golkar dengan juga partai yang lain untuk membahas hal tersebut. Agar kinerja DPR tidak terganggu dengan persoalan Bapak Setya Novanto," ujar Hasto.
Hasto berharap, Partai Golkar dapat segera menyelesaikan masalah tersebut dengan cepat.
"Sehingga harus ada langkah - langkah penting dan strategis itu kami harapkan dapat diinisiasi oleh Partai Golkar," kata Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam