Suara.com - Polisi telah menangkap laki-laki berinisial S, yang diduga makelar penjualan senjata api rakitan jenis Makarov kepada dokter Ryan Helmi.
Dokter Helmi adalah tersangka penembak mati istrinya, dokter Letty Sultri (46). S berperan sebagai perantara ketika dokter Helmi membeli senpi tersebut melalui media sosial.
"Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, dia perantara dari satu orang penjual. Kami masih melakukan pendalaman, " kata Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan, Kamis (23/11/2017).
Ia mengatakan, S masih berstatus saksi. S mengakui kepada polisi, dokter Helmi dulu membeli senpi untuk latihan menembak.
Selain itu, polisi juga sudah memeriksa seseorang berinisial Y, yang dianggap mengetahui pembelian senpi dokter Helmi.
Saat diperiksa, kata Hendy, Y pernah mendengar “curhatan” dokter Helmi yang tengah digugat cerai dokter Letty.
Kamis pagi, polisi menggelar rekonstruksi kasus penembakan dokter Helmi. Ada sebanyak 26 adegan yang diperagakan dokter Helmi terkait kasus tersebut.
Sebanyak 22 adegan diperagakan di Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika Nomor 352 RT 4/RW4 Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur. Empat adegan lainnya diperagakan dokter Helmi di Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Novanto Sehat Walafiat, Polisi Ajukan 21 Pertanyaan
Dokter Letty ditembak mati oleh suaminya sendiri saat di tempat kerjanya di Klinik Azzahra, Kamis (9/11).
Penembakan tersebut diduga dipicu masalah keluarga. Helmi diduga menolak permintaan cerai yang diajukan Letty. Helmi sudah ditetapakn sebagai tersangka.
Dia dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Polisi juga menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata api.
Berita Terkait
-
Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang
-
Polisi Resmi Rilis Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik