Suara.com - Erupsi Gunung Agung, Provinsi Bali, Indonesia, ternyata turut menyita perhatian dunia internasional.
Setidaknya, media-media asing turut menyiarkan berita mengenai letusan gunung api tersebut, Senin (27/11/2017). Mereka juga terus memperbarui informasi mengenai erupsi tersebut.
"Bali volcano eruption: Latest updates as Mount Agung ERUPTS and spews volcanic ash cloud (Erupsi Gunung Api di Bali: Pembaruan Termutakhir, Letusan Gunung Agung Muntahkan Abu Vulkanik)," demikian judul salah satu berita mengenai Gunung Agung di laman daring Express, Inggris.
The Express menuliskan, 40.000 orang yang berada di dekat gunung tersebut sudah dievakuasi. Namun, puluhan ribu warga lainnya masih perlu dievakuasi untuk mengantisipasi erupsi besar.
Sementara British Broadcasting Corporation (BBC), yang juga berbasis di Inggris, memuat artikel berjudul "Mount Agung: Bali volcano alert raised to highest level (Gunung Agung: Gunung Api Bali berstatus bahaya paling maksimal).
Sejumlah laman berita asing lainnya seperti The Sun, Independent, ABC, Daily Mail, juga membuat artikel mengenai hal yang sama.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin pagi, kembali menaikkan status letusan Gunung Agung dari ”waspada” menjadi ”awas”.
Selain itu, Gunung Agung juga telah memuntahkan lahar dingin. BNPB memprediksi, lahar dingin akan terus mengalir dan bertambah banyak karena memasuki musim penghujan.
Baca Juga: PKS Ingatkan Panitia Alumni 212 Hati-hati dengan Penyusup
Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, banjir lahar dingin sudah terjadi di beberapa tempat di lereng Gunung Agung.
"Hujan akan meningkat. Jangan melakukan aktivitas di sekitar sungai. Radius 8-10 km harus kosong dari aktivitas masyarakat," kata Sutopo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan