Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Hasil survei terbaru Indo Barometer menunjukkan tingkat elektabilitas Anies Rasyid Baswedan sebagai calon wakil presiden pada pemilu presiden tahun 2019 teratas, 10,5 persen.
Di bawah Anies berturut-turut Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gatot Nurmantyo, dengan elektabilitas 9,6 persen.
Menanggapi hasil survei, Anies tak mau menanggapi terlalu jauh.
"Oh, saya ini baru enam minggu di Jakarta kerja. Kami baru saja mendengarkan aspirasi warga Jakarta," ujar Anies usai menghadiri acara di Gedung Pertemuan Pertamina, Jalan Cempaka Putih Tengah XX B, nomor 20, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Anies mengatakan akan memprioritaskan tanggungjawabnya sebagai gubernur dulu.
"Ini dulu, mulai dari soal gorong-gorong, soal wilayah kumuh, KJP, lapangan pekerjaan. Itu yang mesti jadi konsentrasi," kata dia.
Survei Indo Barometer dilakukan pada tanggal 15 hingga 23 November 2017, 1.200 responden di 34 Provinsi. Survei diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kuranv lebih 2,83 persen.
Sandiaga juga sibuk
Anies dan wakilnya, Sandiaga Uno kini tengah sibuk mengejar 100 hari kerja. Hari ini, Sandiaga menerima kedatangan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Balai Kota.
"Untuk meningkatkan kerjasama dan kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik antara DKI dengan Bekasi. Perlu diketahui, bahwa kami sangat berterimakasih atas kerjasama mengenai Bantargebang," ujar Sandiaga.
Pemerintah Jakarta, kata Sandiaga, akan meningkatkan kerjasama dengan Kota Bekasi di berbagai bidang, di antaranya penciptaan lapangan kerja
"Tadi sepakat dibentuk tim kecil untuk meningkatkan kerjasama dan kemitraan ke depan sebagai tetangga. Salah satunya bagaimana penciptaan lapangan kerja ini, 60 persen warga Bekasi beraktifitas di DKI. Jadi ini menjadi tugas kita untuk memperbaiki infrastruktur yang untuk meningkatkan konektifitas Jakarta dan Bekasi," kata dia. [Ummi Hadyah Saleh]
Di bawah Anies berturut-turut Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gatot Nurmantyo, dengan elektabilitas 9,6 persen.
Menanggapi hasil survei, Anies tak mau menanggapi terlalu jauh.
"Oh, saya ini baru enam minggu di Jakarta kerja. Kami baru saja mendengarkan aspirasi warga Jakarta," ujar Anies usai menghadiri acara di Gedung Pertemuan Pertamina, Jalan Cempaka Putih Tengah XX B, nomor 20, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Anies mengatakan akan memprioritaskan tanggungjawabnya sebagai gubernur dulu.
"Ini dulu, mulai dari soal gorong-gorong, soal wilayah kumuh, KJP, lapangan pekerjaan. Itu yang mesti jadi konsentrasi," kata dia.
Survei Indo Barometer dilakukan pada tanggal 15 hingga 23 November 2017, 1.200 responden di 34 Provinsi. Survei diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kuranv lebih 2,83 persen.
Sandiaga juga sibuk
Anies dan wakilnya, Sandiaga Uno kini tengah sibuk mengejar 100 hari kerja. Hari ini, Sandiaga menerima kedatangan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Balai Kota.
"Untuk meningkatkan kerjasama dan kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik antara DKI dengan Bekasi. Perlu diketahui, bahwa kami sangat berterimakasih atas kerjasama mengenai Bantargebang," ujar Sandiaga.
Pemerintah Jakarta, kata Sandiaga, akan meningkatkan kerjasama dengan Kota Bekasi di berbagai bidang, di antaranya penciptaan lapangan kerja
"Tadi sepakat dibentuk tim kecil untuk meningkatkan kerjasama dan kemitraan ke depan sebagai tetangga. Salah satunya bagaimana penciptaan lapangan kerja ini, 60 persen warga Bekasi beraktifitas di DKI. Jadi ini menjadi tugas kita untuk memperbaiki infrastruktur yang untuk meningkatkan konektifitas Jakarta dan Bekasi," kata dia. [Ummi Hadyah Saleh]
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Pesan Anies Baswedan untuk Relawan Muda: Demokrasi Tumbuh dari Warga yang Mau Turun Tangan
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
Suasana di Monas Jelang Reuni Akbar 212
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Kemdiktisaintek Rilis Aturan Baru No 52 2025, Jamin Gaji Dosen Non-ASN
-
Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh
-
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Kehidupan Anak di Tapanuli Tengah
-
Pendidikan Pascabencana di Sumatra: Ketika Sekolah Dibuka Kembali, Siapkah Anak-Anak Belajar?
-
Tragedi di Labuan Bajo, Mengapa Kapal Pinisi Mudah Tenggelam saat Cuaca Ekstrem?
-
Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan
-
Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Bina Marga Pulihkan Jembatan Lawe Mengkudu 1
-
Komitmen Dukung Konektivitas, Bina Marga Telah Pulihkan 10 Titik Jembatan Terdampak di Aceh