Suara.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jakarta Priyono tidak tahu informasi ada perusahaan yang menyeleksi calon pekerja baru berdasarkan tempat tinggal.
Hal ini dikatakan Priyono menanggapi pernyataan Ketua RW 02 Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Zainal Arifin.
"Wah, nggak ada info gitu. Nggak mungkin perusahan nolak warga (berdasarkan tempat tinggal)," ujar Priyono kepada Suara.com, Rabu (6/12/2017).
Sebelumnya Zainal mengatakan banyak warga Kampung Rawa, Johar Baru, yang melamar pekerjaan namun ditolak perusahaan. Ia menduga ditolaknya warga karena tinggal di kawasan yang 'dicap' suka tawuran.
Priyono menduga perusahaan itu tidak menerima pekerja karena pelamar tidak sesuai kriteria. Misalnya, kata dia, perusahaan membutuhkan tenaga akunting, sedangkan pelamar memiliki pengalaman di bidang sekuriti.
"Umpamanya yang dibutuhkan akunting, dia punya (pengalaman) satpam. Bukan semata-mata penduduk (Johar Baru) itu," kata Priyono.
Priyono menegaskan hingga saat ini belum ada perusahaan di Jakarta yang menolak calon pekerja karena tingga di wilayah tertentu. Selain itu ia juga menjawab keluhan warga soal tidak adanya peran pemerintah dalam penyaluran pekerjaan. Ia menjelaskan, setiap pelatihan tenaga kerja yang diadakan Pemerintah DKI pasti bekerja sama dengan perusahaan.
"Kadang kita lakukan pelatihan, mungkin penempatanya di luar DKI (calon pekerja itu) nggak sanggup, ada juga. Sebelum melakukan pelatihan kita kerja sama sama perusahaan-perusahaan," kata Priyono.
Sebelumnya Zainal meminta Pemerintah DKI, menjembatani warga yang ingin mencari pekerjaan. Ia mengatakan banyak warga Johar Baru yang ingin melamar pekerjaan namun ditolak perusahaan.
Baca Juga: Di Depan Anies, Warga Kampung Rawa Minta Dibantu Cari Pekerjaan
"Karena kalau dilihat dari KTP-nya Kampung Rawa, Johar Baru jarang diterima. Itu langkah apa? dan pihak pemerintah yang harus menjembatani," ujar Zainal kepada Gubernur Anies Baswedan di Gedung Pertemuan Pertamina, Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Hal itu diungkapkan Zainal pada acara kunjungan kerja gubernur dan wagub dengan jajaran Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Meski begitu Zainal menyampaikan ucapan terima kasih pada pemerintah DKI telah memberikan sejumlah pelatihan kerja pada warga di sana. Tetapi, ia menilai pelatihan saja tidak cukup, tanpa ada jaminan penyaluran lapangan pekerjaan.
"Kami terima kasih program pak gubernur dan wali kota mengenai kegiatan Johar Baru yang terpadat untuk kegiatan pelatihan dan sebagianya. Namun tolong dijembatani pak. Anak-anak kita yang mau melamar kerja saja susah pak," kata dia.
Ia mengklaim daerah Johar Baru saat ini berbeda dengan Johar Baru yang dulu. Ia menyebut kawasan yang dulunya dikenal suka tawuran antar warga sudah berubah.
"Sedangkan Johar Baru dulu dan sekarang beda pak. Sekarang sudah siap, aman Johar Baru," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL