Suara.com - Di akhir masa tugas, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit Komando Pasukan Khusus di Markas Kopasus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017).
Gatot menceritakan rasa bangga menjadi bagian dari Kopassus. Dia mengatakan ibunya pernah berpesan boleh masuk Akademi ABRI asalkan menjadi prajurit Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat yang kini dikenal dengan Kopassus.
"Ibu kandung saya berpesan, 'kamu boleh masuk AKABRI asalkan kamu harus jadi RPKAD'," kata Gatot.
Di usia 55 tahun, Gatot menjabat Kepala Staf Angkatan Darat. Dia menolak menerima bravet Kopassus sebagai warga kehormatan. Gatot ikut seleksi Kopassus sendiri hingga lulus.
"Saya ikut latihan Sandi Yudha, kemudian direndam di Kolam Suci, dan menyeberang dari Cilacap ke Nusakambangan," ujar dia.
Gatot akan pensiun Maret 2018. Penggantinya sudah ditunjuk Presiden dan disetujui DPR, Marsekal Hadi Tjahjanto.
"Saya mohon pamit sebagai Panglima TNI untuk memulai babak baru. Ijinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kenangan tak terlupakan bersama kalian para prajurit komando," kata Gatot.
Setelah pidato, Gatot diarak pasukan Kopassus.
Berita Terkait
-
Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
-
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami