Suara.com - PDI Perjuangan kembali mengusung Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman dalam Pemilihan Kepala Daerah Riau Periode 2018-2023.
Keputusan tersebut diumumkan oleh Ketua Umum Partai Berlogo Banteng Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017).
Menurut Megawati, selama menjadi Gubernur Riau, tidak sedikit prestasi yang telah ditorehkan Andi Rachman (sebutan Arsyad Juliandi Rachman).
"Salah satu prestasi Gubernur Andi Rachman ini adalah Penghargaan Kalpataru tahun 2016, penghargaan Satya Bumi Lestari 3 tahun berturut-turut 2014, 2015 dan 2016," kata Megawati.
Selain itu, kata Megawati, perhatian Andi Rachman terhadap penataan kampung juga tinggi hingga meraih penghargaan program kampung Iklim pada tahun 2015 dan 2016.
Sedangkan sebagai calon wakilnya yaitu Bupati Rokan Hilir Suyatno. Dia adalah kader PDI Perjuangan.
Menurut Megawati, Suyatno dikenal sebagai sosok yang ramah dan juga selalu menerapkan kepemimpinan partisipatif serta menaruh perhatian besar terhadap kebudayaan.
"Pada tahun 2017, dia meraih juara umum dalam kategori budaya Bakar Tongkang. Budaya menggambarkan dimana bumi dipijak di situlah langit dijunjung," tutur Megawati.
Megawati mengatakan, pasangan calon ini akan membawa misi untuk membangun Riau supaya semakin ramah lingkungan, mengembangkan pusat kebudayaan Melayu, dan yang tak akan melupakan Sumber Daya Manusia.
Baca Juga: Pilkada NTT, PDIP 'Dihantui' Label Pendukung Politik Dinasti
"Banyak kaum cendekiawan dengan alam pikir kebangsaan, yang terlahir dari kebudayaan Melayu," kata Megawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
Terjaring OTT, Bupati Pekalongan Alasan Tak Paham Birokrasi Karena Berlatar Belakang Musisi Dangdut
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta