News / Metropolitan
Senin, 20 April 2026 | 15:16 WIB
Petugas PPSU bernama Nasri (53) mengalami luka di bagian wajah setelah berupaya menggagalkan aksi begal sepeda motor di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Petugas PPSU bernama Nasri mengalami luka wajah setelah berupaya menggagalkan aksi begal di Pejaten Timur, Jakarta Selatan.
  • Insiden terjadi pada Kamis, 16 April 2026, saat pelaku mencoba mencuri sepeda motor korban di depan toko.
  • Polsek Pasar Minggu sedang menyelidiki kasus dengan mengamankan rekaman CCTV untuk memburu dua orang pelaku tersebut.

Suara.com - Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bernama Nasri (53) mengalami luka di bagian wajah setelah berupaya menggagalkan aksi begal sepeda motor di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Polsek Pasar Minggu saat ini tengah melakukan penyelidikan guna memburu para pelaku.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat korban memarkirkan kendaraannya di depan sebuah toko buah dan melihat salah satu pelaku mencoba menaiki motornya.

"Kunci kontak belum keadaan rusak dan korban langsung meneriaki maling," ujar Anggiat kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, terdapat dua orang pelaku yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor matik.

Ketika korban melakukan perlawanan, perkelahian sempat terjadi hingga motor pelaku terjatuh. Namun, salah satu pelaku kemudian memukul korban hingga Nasri tersungkur.

"Pelaku sempat kabur, namun kembali lagi. Dan terjadi pemukulan terhadap korban sehingga korban mengalami luka pada bagian wajah," jelas Anggiat.

Setelah melakukan penganiayaan, kedua pelaku segera melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dan Gereja di Lebanon, IDF Resmi Mengakui

Sementara itu, korban yang mengalami luka serius di bagian wajah belum dapat membuat laporan polisi secara resmi karena masih dalam proses pemulihan medis.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV guna mengidentifikasi identitas pelaku.

"Kami melakukan olah TKP, melakukan pendataan dan dokumentasi, mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi," pungkas Anggiat.

Load More