Selang setahun, 2016, Siti dan Kholili dikaruniai seorang bayi laki-laki berinisial AAL. Karena gajinya tak mencukupi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk kebutuhan si jabang bayi, Siti memutuskan kembali bekerja.
Ia mengatakan, Siti mendapat pekerjaan sebagai petugas pemasaran kompleks perumahan dalam proyek "kota baru" di Karawang.
"Dia gajinya Rp5 juta. Jadi ya harga diri saya diinjak-injak. Dia tak mau meyetrika, mencuci baju. Bahkan kalau dia lapar, saya yang masakin mi. Dia lebih banyak main ponsel kalau di kontrakan," tuturnya.
Ia mengklaim tak mempersoalkan Siti yang tidak mau membantunya membereskan pekerjaan rumah. Kholili mengakui ikhlas sendirian membereskan urusan rumah asalkan sang istri tak lagi marah-marah.
"Tapi tetap saja dia sering marah-marah. Pernah juga mencakar saya. Tapi saya tak melawan," tukasnya.
Kholili mengungkapkan, Siti meminta agar bayi mereka diasuh oleh orang tua Kholili di Kabupaten Bogor. Sebab, ia tak bisa bekerja sembari mengurus bayi.
"Sudah lama kami titipkan ke orang tua saya di Bogor. Selama ini, semua kebutuhan AAL dipenuhi orang tua saya. Mereka juga yang beli susu," ungkapnya.
Kholili mengakui, gajinya habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya dan Siti, plus membayar kredit sepeda motor Kawasaki Ninja dua tak.
"Ya Siti kan tak mau memasak, akhirnya setiap hari beli makan terus. Itu uang saya. Kami sangat jarang mengirim uang ke Bogor untuk keperluan AAL. Karena itulah, kalau Siti marah, saya sering dihina ayah yang tak bisa mengurus anak," jelasnya.
Baca Juga: Umat Kristen Indonesia Rayakan Natal di Meksiko
Kholili kembali mengklaim, gaji sang istri kebanyakan habis untuk keperluan Siti sendiri.
"Dia kan sering ke salon. Dia juga minta dibiayai ke salon, tapi kan tidak bisa sering, karena memang saya tak punya uang. Dia hidupnya glamor, sering main dengan 'anak mobil'. Makanya dia minta mobil," tuturnya.
Kholili menuturkan, Siti meminta dirinya membelikan mobil pada dua bulan lalu, Oktober 2017. Ia sudah pernah menawar permintaan Siti, yakni meminta sang istri menyewa mobil saja untuk kendaraan bekerja.
Namun, kata Kholili, tawarannya itu ditampik Siti. Sang istri bahkan menenggat Kholili membeli mobil maksimal Desember 2017. Tak urung, karena urusan membeli mobil itulah mereka kerap bertengkar.
Dalam percekcokan, Kholili mengaku Siti kerap mengeluarkan kalimat-kalimat hinaan yang ditujukan kepadanya.
“Dia bilang tidak bisa merawat anak. Saya memang belum kirim uang ke dia untuk keperluan anak. Dia juga menghina orang tua saya,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Kholili Sempat Tidur Bareng Mayat Istrinya Sebelum Dimutilasi
-
Mutilasi Istri, Kholili: Beli Susu Bayi Saja Susah, Minta Mobil
-
Cerita Para Tetangga tentang Kholili yang Mutilasi Istrinya
-
Begini Cara Polisi Patahkan Alibi Kholili yang Mutilasi Istrinya
-
Cerdik, Begini Perilaku Pemutilasi Istrinya di Depan Polisi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan