Suara.com - Muhamad Kholili, pelaku pembunuhan serta mutilasi dan pembakaran istrinya sendiri, Siti Sadaah, mengakui tega melakukan perbuatan keji itu karena kesal terus dirongrong membeli mobil.
Kholili, dalam wawancara eksklusif dengan Suara.com di sel tahanan Mapolres Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12/2017), menceritakan detik-detik pembunuhan tersebut.
"Kami bertengkar hebat pada Senin (4/12). Dia minta dibelikan mobil. Dia terus nyerocos memarahi. Saya awalnya diam saja. Tapi dia terus nyerocos sampai kepala saya panas," tutur Kholili.
Tak hanya menghina, Kholili mengklaim Siti juga sempat mencekik lehernya. Meski dicekik, ia tetap diam tak melawan.
"Saya mencoba menasihatinya. Tapi, karena terus dicekik, saya melawan. Saya sudah gelap mata. SAya pukul lehernya pakai tangan kosong. Saya dua kali pukul dia langsung tersungkur," terangnya.
Setelah Siti tersungkur, Kholili memeriksa denyut jantung pasangan hidupnya itu. Ia panik, karena jantung Siti sudah terhenti.
Mengetahui Siti tewas, Kholili lantas memindahkan jasad ke ruangan tengah rumah kontrakannya, yang berlokasi di Dusun Sukamulya, RT 005 RW 002, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.
Senin malam itu, Kholili masih tidur bersama Siti di bawah satu atap.
Baca Juga: Gara-gara Gempa, Marissa Nasution Sampai Lari dari Lantai 20
"Saya letakkan mayat Siti di ruang tengah, di atas karpet. Saya tidur di ruang depan," tukasnya.
Keesokan harinya, Selasa (5/12), Kholili terpikir untuk membuang mayat Siti. Tapi, agar tak dicurigai tetangga, ia memutuskan untuk memutilasi Siti menjadi tiga bagian: kepala, badan, dan kaki.
"Bagian tubuh Siti yang kali pertama saya potong adalah kepalanya. Setelahnya kedua kakinya, saya potong di bagian lutut," terangnya.
"Saya tak takut sewaktu melakukan hal itu. Tapi saya menangis saat melihat foto Siti dan ingat bayi kami AAL yang baru berusia 13 bulan," tambahnya.
Setelah selesai memutilasi, Kholili membawa tiga bungkus potongan tubuh Siti ke Curug Cigentis.
"Saya membuang Siti Selasa siang, jam 14.00 WIB. Tak ada yang curiga," tukasnya.
Berita Terkait
-
Mutilasi Istri, Kholili: Beli Susu Bayi Saja Susah, Minta Mobil
-
Cerita Para Tetangga tentang Kholili yang Mutilasi Istrinya
-
Begini Cara Polisi Patahkan Alibi Kholili yang Mutilasi Istrinya
-
Cerdik, Begini Perilaku Pemutilasi Istrinya di Depan Polisi
-
Mutilasi Istrinya, Kholili: Semua Pekerjaan Rumah Saya Kerjakan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?