Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Senin (16/10/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]
Kedekatan Prabowo Subianto dan kelompok muslim kanan bukan jadi rahasia umum lagi. Bahkan, analis politik menilai lumbung suara ketua umum Partai Gerindra itu ya kelompok muslim kanan itu.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti berani menyebut hampir bisa dipastikan 100 persen suara kelompok muslim kanan milik Prabowo.
"Menurut saya sih selama tidak ada saingan ketiga Prabowo aman-aman saja dengan mereka," kata Ray kepada Suara.com, Kamis (28/12/2017).
Dalam konteks saingan dengan Joko Widodo di bursa pemilu presiden tahun 2019, Prabowo tak khawatir kehilangan suara mereka. Tapi, kata Ray, Prabowo harus khawatir jika muncul saingan ketiga, terutama yang merepresentasikan kelompok muslim kanan.
"Misalnya ada nama ketiga di luar Prabowo apalagi dia representasinya muslim kanan pada dasarnya pasti akan menggerogoti suara Prabowo," ujar Ray.
Suara muslim kanan akan terbelah, bahkan berpaling dari Prabowo jika muncul sosok ketiga. Misalnya mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tiba-tiba maju sebagai kandidat presiden. Kalau itu sampai terjadi, suara yang akan tergerus yaitu muslim kanan.
"Tapi selama tak ada kandidat baru, Prabowo sih sudah hampir pasti aman dengan mereka. Tapi kalau ada kandidat baru misalnya Gatot, itu bolehlah Prabowo khawatir sebab yang digerusnya itu pasti pemilih Prabowo bukan pemilihnya Pak Jokowi," kata Ray.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti berani menyebut hampir bisa dipastikan 100 persen suara kelompok muslim kanan milik Prabowo.
"Menurut saya sih selama tidak ada saingan ketiga Prabowo aman-aman saja dengan mereka," kata Ray kepada Suara.com, Kamis (28/12/2017).
Dalam konteks saingan dengan Joko Widodo di bursa pemilu presiden tahun 2019, Prabowo tak khawatir kehilangan suara mereka. Tapi, kata Ray, Prabowo harus khawatir jika muncul saingan ketiga, terutama yang merepresentasikan kelompok muslim kanan.
"Misalnya ada nama ketiga di luar Prabowo apalagi dia representasinya muslim kanan pada dasarnya pasti akan menggerogoti suara Prabowo," ujar Ray.
Suara muslim kanan akan terbelah, bahkan berpaling dari Prabowo jika muncul sosok ketiga. Misalnya mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tiba-tiba maju sebagai kandidat presiden. Kalau itu sampai terjadi, suara yang akan tergerus yaitu muslim kanan.
"Tapi selama tak ada kandidat baru, Prabowo sih sudah hampir pasti aman dengan mereka. Tapi kalau ada kandidat baru misalnya Gatot, itu bolehlah Prabowo khawatir sebab yang digerusnya itu pasti pemilih Prabowo bukan pemilihnya Pak Jokowi," kata Ray.
Komentar
Berita Terkait
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai