Suara.com - Anggota Subbid Provos Bidang Propam Polda Kalsel mengamankan seorang lelaki yang kedapatan menggunakan lencana mirip milik Mabes Polri.
"Lelaki itu berinisial BD diamankan ketika razia gabungan di Royal Borneo Cafe dan Resto di Jalan Djok Mentaya, Banjarmasin pada Rabu (27/12) malam," kata Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai di Banjarmasin, Kamis (28/12/2017).
Saat diinterogasi petugas, dia menambahkan, lelaki tersebut mengaku sebagai wartawan Mitra Mabes Polri dari Tabloid Buser Kriminal.
"Kalau dia sebagai wartawan tidak salah, namun penggunaan identitas lencana milik Mabes Polri yang di bawahnya bertuliskan Mitra Mabes Polri itu tidak dibenarkan," jelas Rifai.
Terus dikatakannya, apalagi saat dilakukan klarifikasi terhadap pimpinan redaksi bernama Zunoth TGK Sutan melalui sambungan telepon bahwa anggota wartawan Mitra Mabes Polri maupun Radar Bhayangkara dalam tugasnya tidak dilengkapi lencana Mitra Mabes Polri kecuali surat tugas dan ID Card Pers media bersangkutan.
Meski terbukti melakukan hal yang tidak sesuai dengan identitas tugas yang diberikan redaksinya dengan menggunakan lencana Polri, namun BD masih beruntung tidak diproses hukum.
Bersangkutan hanya membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya dan lencana miliknya disita petugas.
"Kami ingatkan kepada masyarakat untuk tidak sekali-kali menggunakan identitas Polri atau mirip Polri yang bertujuan seakan-akan mengaku sebagai polisi, karena hal itu jelas dilarang," tegas Kabid Humas. [Antara]
Baca Juga: Begini Protes Wartawan Myanmar Atas Penangkapan Wartawan Reuters
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna