Suara.com - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mengklaim penyerapan anggaran 2017 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai 94 persen hingga Rabu (27/12).
"Penyerapan anggaran itu telah berlangsung sejak Juni. Kami juga melakukan akselerasi dalam penyerapan anggaran itu," kata Wakil Asisten Keuangan INASGOC Suwartomo dalam keterangan tertulis INASGOC yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.
Suwartomo mengatakan alokasi terbesar penyerapan anggaran INASGOC pada anggaran 2017 yaitu kegiatan dan belanja barang untuk tahun jamak yang meliputi kegiatan Deputi I Games Operation dan Deputi III Games Support.
"Tahun ini adalah tahun penting kami untuk mempersiapkan Asian Games sebelum memasuki 2018. Kami mulai mempersiapkan segala hal seperti penyiaran, upacara pembukaan dan penutupan, pembelian peralatan pencatat waktu dan skor," kata Koordinator Perencanaan dan Anggaran INASGOC Tjuk Agus Minahasa.
Selain persiapan penyiaran, lanjut Tjuk Agus, INASGOC juga menggunakan anggaran 2017 untuk penyiapan dukungan teknologi informasi pertandingan, biaya sewa arena pertandingan, kegiatan akreditasi, pengadaan alat olahraga untuk pertandingan, serta penyelenggaraan kejuaraan uji coba 45 disiplin olahraga.
Pada awal 2018, INASGOC akan menggelar Pertemuan Koordinasi Panitia ke-8 di Jakarta, pada 13-14 Januari dan kejuaraan uji coba wajib sembilan cabang olahraga pada 10-24 Februari.
"Kami sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar untuk menggelar kejuaraan uji coba serentak sembilan cabang olahraga. Kami juga sudah menerima konfirmasi dari 31 negara untuk enam cabang olahraga kecuali bola basket, bola voli, dan sepak bola," kata pelaksana tugas Deputi I INASGOC Harry Warganegara.
Wakil Ketua INASGOC Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan INASGOC tetap meminta kritik dan masukan dari masyarakat terkait persiapan penyelenggaraan Asian Games yang akan berlangsung pada 18 Agustus - 2 September 2018.
"Kami berencana membuka layanan aduan sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat yang akan menyampaikan segala hal terkait Asian Games melalui pesan singkat ke nomor 08117182018," kata Sjafrie. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?