Suara.com - Polres Bogor Kabupaten Bogor, Polda Jawa Barat menyiapkan empat unit bus penghubung untuk mengakomodir pengguna roda empat yang akan bermalam tahun baru di Puncak menyusul diberlakukannya "car free night".
Kapolres Bogor Kabupaten AKBP A M Dicky mengatakan malam pergantian tahun jalur Puncak akan diberlakukan "car free night" selama 12 jam khusus bagi kendaraan roda empat atau lebih.
"Selama diberlakukan car free night, apabila ada pengguna roda empat yang ingin ke Puncak kita fasilitasi dengan bus ini," katanya saat ditemui di Pos Polisi Gadog, Sabtu (30/12/2017).
Empat bus disiagakan di Masjid Harakatul Jannah seberang Pos Gadog, prioritas utama layanan adalah warga yang sudah memiliki paket wisata di Puncak.
Jalur Puncak akan ditutup untuk kendraan roda empat atau lebih mulai dari pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2017 dan dibuka kembali pukul 06.00 WIB pada 1 Januari 2018. Bagi warga yang terlambat sampai Puncak, setelah diberlakukan "car free night", akan difasilitasi menuju lokasi hotel menggunakan bus yang telah disediakan.
"Bus akan bergerak dari Gadog menuju Riung Gunung, bagi yang ingin melanjutkan ke Cianjur, juga tersedia dua shutle bus dari Polres Cianjur," katanya.
Pengguna bus nantinya dapat memakirkan kendaraannya di area parkir Masjid Harakatul Jannah. Pengguna bus tidak dipungut biaya, alias gratis.
Sementara itu Kepala Kor Lalu Lintas Polri Brigjen Pol Royke Lumowa yang meninjau jalur Puncak di Pos Gadog mengimbau masyarakat yang hendak berlibur ke Puncak berangkat lebih awal agar terhindar dari penutupan arus.
"Karena kapasitas bus dan area parkir yang disediakan juga terbatas, tidak semua bisa kita layani. Maka masyarakat yang mau bermalam tahun baru di Puncak berangkatlah lebih awal, ikuti informasi lalu lintas melalui kanal-kanal resmi Polri," katanya.
Baca Juga: Jalur Puncak Ditutup Jadi Car Free Night saat Tahun Baru 2018
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menambahkan bus khusus malam tahun baru Puncak tersebut memiliki kapasitas tempat duduk 30 kursi. Bus disewa oleh Polres Bogor untuk melayani malam tahun baru.
"Kami juga prioritaskan untuk keadaan darurat seperti apabila ada ibu yang melahirkan. Seperti tahun lalu juga pernah terjadi, bus ini dan kendaraan polisi kita siagakan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
80 Ribu Mobil Diprediksi Lewati Pintu Tol Cikarang Utama Hari Ini
-
Tiup Terompet Bergantian Bisa Tertular Difteri? Ini Kata Kemenkes
-
Mahasiwa Ditangkap saat Bawa Ganja untuk Liburan ke Pulau Tidung
-
Jokowi: Kita Merasa Lelah karena Kurang Istirahat dan Piknik
-
Polisi Minta Waktu Larangan Truk Masuk Jakarta Diperpanjang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat