Suara.com - Setelah mencairkan cek senilai Rp52 juta di kantor BNI 46 KK Cilimus, manajer Yayasan ITUS benama Mirza segera pergi ke kantor BCA cabang Kuningan. Dia bermaksud untuk menyetorkan uang tadi.
Uang Rp52 juta dia gabungkan dengan uang tunai Rp20 juta di dalam tas. Demi keamanan dan agar tak menarik perhatian orang selama dalam perjalanan, dia menyembunyikan tas di dalam jok mobil.
Mirza membawa kendaraan melewati Jalan Desa Sembawa, Jalaksana, Kuningan.
Awalnya semua berjalan normal-normal saja. Tetapi di tengah jalan, tiba-tiba Mirza merasakan mobilnya berjalan tak normal. Dia curiga ban mobil kempes. Mirza segera menepikan kendaraan dan berhenti untuk memeriksa kondisi ban. Ternyata dugaannya benar. Ban sebelah kiri bagian belakang kempes.
Di sekitar lokasi tak ada tukang tambal ban, lantas Mirza menelepon montir untuk membawakan dongkrak. Dia bermaksud mengganti ban di sana.
Tanpa disadarinya, seseorang sudah berada di pintu kanan mobil. Dengan cekatan, orang ini membuka pintu. Anehnya, dia tahu letak tas berisi uang Rp72 juta yang tadi disembunyikan Mirza.
Setelah mengambilnya, orang itu cepat-cepat kabur.
Mirza baru menyadari jadi korban pencurian belakangan. Ada saksi mata yang melihat kejadian itu. Kebetulan, saksi ini melintas di TKP. Dia melihat dua pelaku. Pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor jenis bebek. Setelah mengembat tas, para pencuri melarikan diri ke arah utara.
Polsek Jalaksana yang menerima laporan kasus itu segera mendatangi TKP. Anggota polisi yang dipimpin Kepala Unit Reserse dan Kriminal Aiptu Arifin berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Kuningan.
Saksi dan korban kemudian diperiksa di kantor polisi. Humas Polsek Jalaksana yang menginformasikan kasus ini kepada wartawan, belum menjelaskan lebih jauh mengenai hasil penyelidikan kasus itu.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno