Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sejak lama dikenal gemar membantu warga yang memunyai kesulitan. Salah satunya adalah, membantu pelajar yang tak mampu membayar biaya sekolah demi mendapatkan ijazah.
Meski kekinian masih mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ternyata kegemarannya itu tak terhenti.
Termutakhir, Ahok membelas surat FM, siswi SMAN 3 Lamongan, Jawa Timur, yang "curhat" belum mendapat ijazah karena masih memunyai tunggakan “uang gedung” Rp2 juta.
Kisah ini viral dan sempat dituduh hoaks, setelah Natabael Ompusunggu—staf pribadinya—mengungkapkan kisah FM yang disebutkan siswi SMAN 30 Lamongan.
Dinas Pendidikan Jawa Timur sempat memberikan bantahan bahwa tak ada SMAN 30 di Lamongan. Namun, mereka membenarkan FM merupakan siswi SMAN 3 Lamongan. FM sendiri mengakui akhirnya bisa mendapatkan ijazahnya setelah mengadu pada Ahok.
"Sebenarnya itu bukan hal yang luar biasa ya, tidak istimewa. Karena sejak dulu Pak Ahok sudah sering membantu pelajar seperti itu," Natanael kepada Suara.com, Rabu (3/1/2018).
Ahok harus menjalani hukuman 2 tahun penjara, karena dinilai bersalah setelah mengutip surah Al Maidah ayat 51 Alquran ketika berpidato.
Tapi, pemenjaraan itu tidak lantas menghentikan niat Ahok untuk menolong orang-orang yang memerlukan bantuan.
Baca Juga: Ancam Potong Dana Palestina, Trump: Kami Sudah Dapat Yerusalem
"Karena sampai sekarang dia masih bantu-bantu orang yang butuh bantuan. Masih sering menebus ijazah siswa walau ada di penjara," terangnya.
Bedanya, kata Nael, Ahok dulu hanya menebus ijazah para pelajar yang terkendala di kawasan Jakarta. Sementara pada kasus FM, adalah kebetulan karena yang bersangkutan berada di Jatim.
Nael menegaskan, bantuan Ahok kepada FM tersebut tidak memunyai motif politik atau apa pun. Bantuan itu murni karena rasa kemanusiaan.
"Ini kasusnya di Lamongan. Pak Ahok juga tidak kenal (FM). Sekolahnya di Lamongan di mananya juga Pak Ahok tidak tahu. Saya juga tidak kenal," tuturnya.
Nael menuturkan, FM kemungkinan mengetahui Ahok sering membantu pelajar yang bernasib sama seperti dirinya melalui informasi di media-media sosial.
“Dia (FM) mungkin sering lihat di media-media sosial bahwa Pak Ahok banyak membantu siswa yang tak mampu membayar tunggakan guna menebus ijazah. Dia lalu mengirim surat ke Pak Ahok tiga bulan lalu dan ternyata dibalas,” kata Nael.
Berita Terkait
-
Bantu Siswi Lamongan, Ahok dan Stafnya Sempat Dituduh Sebar Hoaks
-
Kisah Siswi Lamongan Tulis Surat ke Ahok Minta Tebuskan Ijazah
-
Sejak Era Ahok, Perjalanan Dinas Pejabat DKI Rp1,5 Juta Per Hari
-
Natal Pertama Ahok di Penjara, Begini Suasananya
-
Ahok Tuliskan Kalimat Indah Rayakan Natal, Warganet Terharu
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari