Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap IA (32) yang tega menyiram minyak tanah dan mau dibakar istrinya berinisial NI (30). Polisii tidak menindak lanjuti proses hukum terhadap IA lantaran diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sudah selesai secara kekeluargaan saja. Korban juga tidak mau membuat laporan. Memilih rujuk kembali dengan suaminya," kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polidu Yeny Leksomono, Rabu (3/1/2018).
Yeny mengungkapkan IA melakukan tindakan dengan menyiram minyak tanah terhadap NI dilakukan secara spontan dan tak bermaksud ingin membakar istrinya tersebut.
"Suaminya emosi sesaat dan spontan menyiram minyak tanah tidak ada maksud untuk membakar korban," ujar Yeny.
Yeny mengatakan agar kejadian tersebut tak terulang, IA membuat surat perjanjian.
"IA membuat kesepakatan perdamaian dan jaminan tidak akan mengulangi kembali perbuatannya. Sampai kembali terjadi akan di proses secara perundang - undangan," kata Yeny.
Yeny menuturkan NI memang mendapatkan tindakan kekerasan dari IA setelah mendengar bahwa NI berselingkuh dengan orang lain.
"Ya, kekerasan pas suaminya berfikir bahwa istrinya selingkuh. Tapi semua sudah selesai damai ya," kata Yeny.
NI merupakan korban penyiraman minyak tanah dan mau dibakar oleh suaminya IA pada Selasa (2/1/2018). Adapun keseharian NI menjadi seorang pengamen di sekitar Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Sedangkan IA tak memiliki pekerjaan tetap.
Baca Juga: Istri Sudah Maafkan Suami yang Mau Membakarnya
NI dan IA sudah menikah sejak 13 tahun dan dikarunia 3 anak. Mereka juga tinggal di daerah Pesakih, Tanggerang, Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi