Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, menemui Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Kamis (30/11/2017). Bambang datang bersama aktivis perempuan dan HAM Nursyahbani Katjasungkana. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan gaji Ketua Komite Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto lebih kecil dari gaji camat.
"Ketua komite pemberantasan korupsi itu sama camat saja tinggian camat (gajinya) kalau di Jakarta," ujar Anies di lokasi proyek pembangunan gedung baru Sekretariat ASEAN, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2018).
Anies berharap masyarakat tidak membesar-besarkan gaji Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan yang akan diambil dari APBD.
"Sebenarnya kalau gaji itu semuanya sudah ada aturannya," kata Anies.
Awalnya, pemerintah menganggarkan Rp28 miliar untuk gaji 73 orang pembantu Anies dan Sandiaga di APBD Jakarta 2018. Setelah dievaluasi Kemendagri dan dipindahkan ke pos bappeda, anggarannya berkurang menjadi Rp20 miliar.
Gaji ketua TGUPP digaji Rp51 juta dan mendapat mobil dinas Toyota Altis, sedangkam gaji ketua bidang Rp41 juta perbulan.
Tim pembantu Anies dan Sandiaga dibagi menjadi lima bidang. Bidang percepatan pembangunan, bidang pencegahan korupsi, bidang harmonisasi regulasi, bidang pengelolaan pesisir, bidang ekonomi dan pembangunan.
"Jadi yang Anda harus lihat adalah besaran gaji di Pemprov DKI yang sudah diputuskan sejak tahun 2015, kita mengikuti seluruh penyusunan mengikuti aturan yang ada," kata Anies.
"Jadi kalau ditanya Pak Bambang sama camat di Jakarta, itu kalah Pak Bambang (gajinya) sama camat juga lebih tinggi di sini," Anies menambahkan.
"Ketua komite pemberantasan korupsi itu sama camat saja tinggian camat (gajinya) kalau di Jakarta," ujar Anies di lokasi proyek pembangunan gedung baru Sekretariat ASEAN, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2018).
Anies berharap masyarakat tidak membesar-besarkan gaji Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan yang akan diambil dari APBD.
"Sebenarnya kalau gaji itu semuanya sudah ada aturannya," kata Anies.
Awalnya, pemerintah menganggarkan Rp28 miliar untuk gaji 73 orang pembantu Anies dan Sandiaga di APBD Jakarta 2018. Setelah dievaluasi Kemendagri dan dipindahkan ke pos bappeda, anggarannya berkurang menjadi Rp20 miliar.
Gaji ketua TGUPP digaji Rp51 juta dan mendapat mobil dinas Toyota Altis, sedangkam gaji ketua bidang Rp41 juta perbulan.
Tim pembantu Anies dan Sandiaga dibagi menjadi lima bidang. Bidang percepatan pembangunan, bidang pencegahan korupsi, bidang harmonisasi regulasi, bidang pengelolaan pesisir, bidang ekonomi dan pembangunan.
"Jadi yang Anda harus lihat adalah besaran gaji di Pemprov DKI yang sudah diputuskan sejak tahun 2015, kita mengikuti seluruh penyusunan mengikuti aturan yang ada," kata Anies.
"Jadi kalau ditanya Pak Bambang sama camat di Jakarta, itu kalah Pak Bambang (gajinya) sama camat juga lebih tinggi di sini," Anies menambahkan.
Komentar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan
-
Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN
-
Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!
-
Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!
-
Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya