Suara.com - Kota Sydney di Australia telah mengalami cuaca terpanas dalam 79 tahun, dengan suhu di wilayah tersebut mencapai setinggi 47,3C (117F).
Di Penrith, sebelah barat Sydney, warga merasakan kepanasan luar biasa pada hari Minggu (8/1/2018).
Peringatan kebakaran pun dikeluarkan untuk wilayah Sydney yang lebih luas dan larangan pembakaran total diberlakukan di seluruh kota.
Suhu hari Minggu panas sangat terik seperti yang terjadi tahun 1939, yang saat itu mencapai 47,8C. Suhu yang terik yang sampai di Penrith dikonfirmasi oleh Biro Meteorologi.
Dikutip BBC dari ABC melaporkan bahwa satu badan amal, Mission Australia, membantu memindahkan tunawisma ke rumah sakit untuk perawatan sambil membawa orang lain ke tempat penampungan untuk menghindari panas.
Kantor berit asetempat mengabarkan bahwa sekitar 7.000 properti di New South Wales dibiarkan tanpa listrik, sebagian karena panasnya.
Larangan membakar di daerah Sydney sebagai antisipasi untuk mengurangi risiko kebakaran hutan, yang umum terjadi pada musim panas di Australia yang kering.
Para ahli telah memperingatkan bahwa suhu darat dan laut telah terpengaruh oleh perubahan iklim, yang menyebabkan kondisi cuaca lebih ekstrem.
Baca Juga: Keren! Masterchef Bersaudara Indonesia Buka Toko Pastry di Sydney
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan