Suara.com - Mantan Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, mengaku kaget mendengar kabar perceraian Ahok dengan istrinya, Veronica Tan.
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia ini mengatakan, baru mengetahui kabar perceraian Ahok dari media massa.
"Saya ditelepon beberapa orang. Saya nggak ngikutin (kabar perceraian Ahok), kaget juga saya, belum tahu saya. Saya baru tahu (kabar perceraian Ahok) dari teman-teman wartawan," ujar Raja kepada Suara.com, Senin (8/1/2017).
Meski kaget adanya kabar tersebut, Raja enggan berkomentar mengenai perceraian tersebut. Ia menilai hal tersebut merupakan ranah pribadi keluarga Ahok.
"Enggak tahu lah. Saya terus terang kaget. Jadi no comment dululah," ujarnya.
Kekagetan serupa juga disampaikan salah satu pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo. Ia mengaku baru mendengar kabar perceraian itu dari media.
"Saya baru dengar dari media," kata Singgih.
Lebih jauh, Singgih juga enggan mengomentari prahara yang tengah melanda rumah tangga mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Baginya, masalah itu merupakan ranah pribadi yang tidak bisa dia komentari.
Baca Juga: Surat Gugatan Cerai Ahok Tersebar, Fina: Seharusnya Enggak Boleh
"Saya enggak mau komentar ya, itu privasi keluarga," tegas Singgih.
Seperti diketahui, Ahok melayangkan gugatan cerai kepada Veronica Tan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada, Jumat (5/1/2018) lalu.
Surat gugatan cerai Ahok didaftarkan kuasa hukumnya dari Law Firm Fifi Lety Indra dan Partners sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam surat gugatan yang beredar luas di media sosial, Ahok menggugat cerai istri yang telah memberinya tiga buah hati--Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama--dan hak asuh anak-anaknya.
Tag
Berita Terkait
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Liburan Berujung Maut! 5 Turis Italia Tewas di Gua Bawah Laut
-
Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!
-
Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi
-
Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia