28 Ribu Warga Dukung Petisi 'Kembalikan Fungsi Jalan Tanah Abang' [Change.org]
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan perizinan untuk pedagang kaki lima berjualan di Jalan Jati Baru Raya bersifat sementara, kemungkinan sampai pembangunan transit oriented development kelar. Penutupan jalur itu dikeluhkan sebagian warga yang sehari-hari lewat di jalur tersebut.
"Akan terus dikaji, jadi tadi justru banyak yang memberikan support ya dari Kementerian BUMN bahwa rekayasa lalu lintas yang hanya sementara, ini harus ada TOD-nya jadi saya bilang, tolong dipercepat dong," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (8/1/2017).
Semenjak pemberlakuan kebijakan di Jalan Jati Baru Raya, pemerintah dikritik sebagian warganet yang menilai kawasan Tanah Abang sekarang makin semrawut.
Lalu, Sandiaga menanggapi kritik warganet. Menurut dia yang menyampaikan kesemrawutan hanya warganet.
"Akan terus dikaji, jadi tadi justru banyak yang memberikan support ya dari Kementerian BUMN bahwa rekayasa lalu lintas yang hanya sementara, ini harus ada TOD-nya jadi saya bilang, tolong dipercepat dong," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (8/1/2017).
Semenjak pemberlakuan kebijakan di Jalan Jati Baru Raya, pemerintah dikritik sebagian warganet yang menilai kawasan Tanah Abang sekarang makin semrawut.
Lalu, Sandiaga menanggapi kritik warganet. Menurut dia yang menyampaikan kesemrawutan hanya warganet.
"Karena yang protes ini justru datang dari media sosial, sedangkan yang ada di sana itu kita baru kaji dengan survei dan setiap minggunya kita akan review ulang, tapi yang ingin saya hadirkan secara cepat," kata dia.
Sandiaga kemudian menceritakan kalau Menteri BUMN Rini Soemarno mendukung pembangunan transit oriented development.
"Tadi dibicarakan adalah TOD dan bu menteri (Rini Soemarno) setuju untuk menyambungkan dari TOD yang dikelola oleh PT. KAI dengan TOD yang dikelola Pemprov DKI supaya terintegrasi," kata dia.
Ratu Prabu Energi
Ketika ditemui wartawan, Sandiaga juga menyampaikan topik lain. Soal PT. Ratu Prabu Energi Tbk yang sudah konsultasi untuk pembuatan light rail transit. Ratu Prabu Energi merupakan perusahaan minyak yang ingin membangun kereta api ringan di Indonesia dengan nilai investasi 25 miliar dollar AS.
"Ini rupanya Ratu Prabu sudah kerjakan lebih dari dua tahun menggunakan konsultan internasional. Saya dulu gunakan konsultannya juga. Sangat reputable namanya Bechter. Jadi bechter ini mereka adalah perusahaan kelas dunia yang telah mengkaji secara menyeluruh," ujar Sandiaga.
Ratu Prabu Energi, kata dia, sudah memiliki kajian, namun belum diberikan kepada pemerintah Jakarta. Selama dua tahun, grup Ratu Prabu Energi berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan BPTJ.
"Tentunya kami melihat bahwa di sini leading sector-nya adalah Kementerian Perhubungan. Jadi, kita akan mendorong juga," kata dia.
Sandiaga menambahkan Rini Soemarno menyambut baik rencana Prabu mendanai penambahan LRT.
"Dan seandainya itu betul-betul visible, sangat memungkinkan, itu harus kita dorong dan dipercepat. Jadi, Bu Menteri juga sama pandangannya sama kami," kata dia.
Ketika ditemui wartawan, Sandiaga juga menyampaikan topik lain. Soal PT. Ratu Prabu Energi Tbk yang sudah konsultasi untuk pembuatan light rail transit. Ratu Prabu Energi merupakan perusahaan minyak yang ingin membangun kereta api ringan di Indonesia dengan nilai investasi 25 miliar dollar AS.
"Ini rupanya Ratu Prabu sudah kerjakan lebih dari dua tahun menggunakan konsultan internasional. Saya dulu gunakan konsultannya juga. Sangat reputable namanya Bechter. Jadi bechter ini mereka adalah perusahaan kelas dunia yang telah mengkaji secara menyeluruh," ujar Sandiaga.
Ratu Prabu Energi, kata dia, sudah memiliki kajian, namun belum diberikan kepada pemerintah Jakarta. Selama dua tahun, grup Ratu Prabu Energi berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan BPTJ.
"Tentunya kami melihat bahwa di sini leading sector-nya adalah Kementerian Perhubungan. Jadi, kita akan mendorong juga," kata dia.
Sandiaga menambahkan Rini Soemarno menyambut baik rencana Prabu mendanai penambahan LRT.
"Dan seandainya itu betul-betul visible, sangat memungkinkan, itu harus kita dorong dan dipercepat. Jadi, Bu Menteri juga sama pandangannya sama kami," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO
-
Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung
-
Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
-
Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini
-
Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade
-
'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning