Ketua DPD Oesman Sapta Odang di RS Mata, Jakarta Eye Center, Selasa (11/4/2017). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang membantah partainya terbelah menjadi dua kubu. Dia menegaskan tetap menjabat ketua partai. "Nggak (dualisme), belum ya, masih satulisme (satu)," kata Oesman di DPR, Jakarta, hari ini.
Oesman yang juga menjabat ketua Dewan Perwakilan Daerah mengatakan sudah berkomunikasi dengan Ketua Pembina Hanura Wiranto -- merangkap menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Wiranto meminta persoalan yang terjadi di internal Hanura diselesaikan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
"Ya memang harus begitu (Wiranto ikut andil). Benar apa yang dikatakan Wiranto itu, bahwa apa yang harus kira jalankan itu sesuai dengan AD/ ART," ujar Oesman.
Sekali lagi, Oesman menegaskan tak ada konflik di internal Hanura. Kalau ada konflik, yang membuatnya tentu akan dipecat.
"Nggak ada konflik. Yang bikin konflik itu kita pecat. Karena dalam suasana seperti ini, menjelang verifikasi tentu ada niat-niat orang-orang tertentu itu ingin mengecilkan Hanura," tuturnya.
Oesman menekankan partainya tidak sebodoh itu untuk dengan mudah dirusak dari dalam.
"Mungkin nanti kalau mereka gagal (merusak Hanura) mereka pindah ke partai lain. Sekarang dia rusak dulu partai kita. Tapi Partai Hanura nggak sebodoh itu," kata Oesman.
Isu terjadi gejolak di dalam Hanura mencuat setelah Wakil Ketua Umum Partai Hanura Daryatmo menyelenggarakan konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1/2018). Disebutkan, Oesman dipecat dari ketua umum dan kemudian diangkat pelaksana tugas.
"Atas kesepakatan rapat tadi menunjuk saya sebagai pelaksana tugas ketua umum DPP Partai Hanura," kata Daryatmo.
Menurut Daryatmo pemberhentian Oesman atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC. Mereka, kata Daryatmo, menyampaikan mosi tidak percaya kepada Oesman.
Oesman yang juga menjabat ketua Dewan Perwakilan Daerah mengatakan sudah berkomunikasi dengan Ketua Pembina Hanura Wiranto -- merangkap menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Wiranto meminta persoalan yang terjadi di internal Hanura diselesaikan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
"Ya memang harus begitu (Wiranto ikut andil). Benar apa yang dikatakan Wiranto itu, bahwa apa yang harus kira jalankan itu sesuai dengan AD/ ART," ujar Oesman.
Sekali lagi, Oesman menegaskan tak ada konflik di internal Hanura. Kalau ada konflik, yang membuatnya tentu akan dipecat.
"Nggak ada konflik. Yang bikin konflik itu kita pecat. Karena dalam suasana seperti ini, menjelang verifikasi tentu ada niat-niat orang-orang tertentu itu ingin mengecilkan Hanura," tuturnya.
Oesman menekankan partainya tidak sebodoh itu untuk dengan mudah dirusak dari dalam.
"Mungkin nanti kalau mereka gagal (merusak Hanura) mereka pindah ke partai lain. Sekarang dia rusak dulu partai kita. Tapi Partai Hanura nggak sebodoh itu," kata Oesman.
Isu terjadi gejolak di dalam Hanura mencuat setelah Wakil Ketua Umum Partai Hanura Daryatmo menyelenggarakan konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1/2018). Disebutkan, Oesman dipecat dari ketua umum dan kemudian diangkat pelaksana tugas.
"Atas kesepakatan rapat tadi menunjuk saya sebagai pelaksana tugas ketua umum DPP Partai Hanura," kata Daryatmo.
Menurut Daryatmo pemberhentian Oesman atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC. Mereka, kata Daryatmo, menyampaikan mosi tidak percaya kepada Oesman.
Komentar
Berita Terkait
-
KPK Akan Usut Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura
-
Jejak Mewah PK-RSS: Menag Nasaruddin Umar dalam Pusaran Polemik Jet Pribadi OSO
-
Politikus Partai Hanura Pemilik Tempat Karaoke Plus Prostitusi Ditahan
-
Buka Bersama Partai Hanura dengan Kepala Daerah, Gubernur Aceh Beberkan Cerita Saat Retret
-
Kampanye Akbar Pramono-Rano Tanpa Bendera PDI Perjuangan dan Hanura, Ada Apa?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok