Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)
Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan perempuan berinisial SK (27), sebagai tersangka terkait tewasnya bayi WW (1,5 tahun). SK diduga melakukan penganiayaan terhadap bayinya sendiri.
"Iya tersangkanya adalah ibu korban," kata Kapolres Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto kepada Suara.com, Selasa (6/2/2018).
SK ditetapkan tersangka setelah polisi menerima hasil autopsi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur terhadap jenazah WW. "Iya sudah keluar hasilnya (otopsi korban)," kata Indarto.
Namun, Indarto tak merinci luka-luka penganiayaan yang menyebabkan WW meninggal dunia. Dia hanya memastikan, ditemukan adanya tanda penganiayaan di tubuh WW berdasarkan hasil pemeriksaan forensik tim dokter.
Perihal penetapan SK sebagai tersangka, Indarto belum mau menjelaskan motif SK menganiaya anak perempuannya itu. Sebab,polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap SK setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kasus ini berawal dari laporan warga yang mencurigai ada kejanggalan saat WW meninggal dunia di rumahnya, Jalan Plebesit RT01/04, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (4/2/2018).
Berdasarkan keterangan warga berinsial ZT (26), dirinya melihat luka sejumlah lebam di jasad korban sebelum disemayamkan.
"Kami curiga dengan kematian korban saat melihat kondisi tubuhnya banyak luka lebam di bagian paha kanan dan kiri, lengan kanan dan kiri, serta wajahnya. Makanya, kami lapor polisi untuk menyelidikinya," katanya.
Bahkan, sejumlah warga menduga pelaku penganiayaan itu adalah ibu korban berinisial SK (27).
Dugaan itu semakin menguat saat AI (24) dan istrinya melarang warga untuk melaporkan perihal kematian anaknya ke pihak berwajib.
"Namun, kami ingin kasus ini tetap diselidiki polisi, karena ada dugaan kalau korban meninggal karena dianiaya orangtuanya. Bahkan, tadi juga warga tidak ada yang mau menguburkan korban sebelum kasus ini diselidiki oleh polisi," tuturnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Neraka Itu di Kediaman Sendiri, Mengapa Rumah Jadi Tempat Paling Berbahaya Bagi Anak di Jakarta?
-
Angka Kekerasan Anak Tak Kunjung Turun, Menteri PPPA Soroti Minimnya Komunikasi di Keluarga
-
Nasib Kepala SMA Negeri 1 Cimarga yang Tampar Siswa karena Ketahuan Merokok Bergantung Hasil Visum
-
Cinta Ditolak, Bocah SD Pukuli Adik Cewek Incarannya hingga Gegar Otak
-
Tragedi di Cilacap: Balita Tewas di Tangan Ibu Kandung dan Pasangannya, Terancam Hukuman Mati
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
-
OTT Pegawai Pajak, DJP Siap Beri Sanksi jika Terbukti Korupsi
-
Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis