Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab meminta kepada para pendukungnya untuk memberi kesempatan istikharah di Mekah sebelum memutuskan pulang ke Tanah Air.
Sedianya Habieb Rizieq akan dijadwalkan pulang ke Tanah Air pada 21 Februari 2018 berdasarkan kesepakatan Mukernas Persaudaraan Alumni 212.
"Habib Rizieq sudah jawab kepada saya mohon diberi kesempatan istikharah karena sedang di Mekah. Jadi lebih afdal di depan Kakbah, itu mekanismenya. Karena itu jawabannya saya tidak bisa pinginnya ayo pulang, mohon hormati," ujar Ketua Tim Pengacara Habib Rizieq Shihab, Eggi dalam jumpa pers di perkantoran Jalan Tanah Abang III, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).
Eggi dan pendukung Habib Rizieq menginginkan ulama 52 tahun itu pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018. Namun ia tak bisa memaksakan keinginan Habib Rizieq yang memilih istikharah sebelum memutuskan pulang ke Indonesia.
"Maunya kami, Habib pulang, kami tidak bisa memaksakan, kami harus menghormati privasi pendapat dan keyakinan sendiri. Karena ini menyangkut satu peristiwa besar yang tentu terjadi. Misalnya pendukung setia Habib, itu pasti membela habis habisan, bahkan banyak yang sudah katakan kepada saya siap mati syahid," kata Eggi.
Tak hanya itu, Eggi yang menjabat sebagai Ketua Panitia Penyambutan Kepulangan Habib Rizieq menyadari ada pihak-pihak yang tidak menginginkan kepulangan Habib Rizieq.
"Sisi lain, komunitas lain ada yang anti kepada Habib tentu tidak menghendaki kehadirannya, kalau pun ada harus segera ditangkap dan maka bisa dibayangkn konflik horizontal terjadi," ucap Eggi.
Maka dari itu, Eggi berharap tak ada konflik dan perpecahan di Indonesia jika Habib Rizieq pulang ke Indonesia. Ia pun meminta pemerintah melalui aparat kepolisian untuk tidak menahan Habib Rizieq jika tiba Indonesia.
"Kalau nanti hasil istikharah Habib pulang tanggal 21 Februari, maka sudi kiranya pihak pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi, jajarannya, Kapolri, Polhukam dan semuanya hormatilah kehadirannya sebagai anak bangsa," ucap Eggi.
''Habib yang mengorbankan dirinya karena dicaci maki dan dibilang penakut, lebih baik Habib mengatakan tak ingin mengorbankan adanya terjadi pertumpahan darah yang menimbulkan luka lebih besar," sambungnya.
Sebelumnya, Juru bicara FPI Slamet Ma'arif memastikan Habib Rizieq Shihab pulang pada 21 Februari 2018. Habib Rizieq akan dijemput pendukung di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Slamet menambahkan kepastian ini sesuai dengan rekomendasi Musyawarah Nasional Persaudaraan Alumni 212.
"Jadi tuh kemarin kami di hasil munas PA 212 itu salah satu rekomendasi hasil musyawarah ulama dan tokoh 212 mengharapkan Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia pada tanggal 21 Februari," kata Slamet kepada Suara.com, Selasa (30/1/2018).
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps